Minggu, Desember 7, 2025
MEDIAACEH.CO
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
MEDIAACEH.CO
Home News

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru

by Zikirullah
3 Juni 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
Rektor USK Serahkan 62 SK CPNS

Ketua Senat Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Abubakar, M.S, Mengukuhkan Lima Profesor baru USK yang berlangsung di gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Kamis (2/5/2022). | FOTO: Istimewa

FacebookTwitterWhatsppLine

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukuhkan lima profesor baru dalam Sidang Senat Terbuka yang dipimpin oleh Ketua Senat, Prof Dr Ir Abubakar MS. Pengukuhan ini dilaksanakan secara daring dan luring dari Gedung AAC Dayan Dawood, Kamsi, 2 Juni 2022.

Kelima profesor tersebut adalah Prof Dr A Halim MSi, Prof Dr Eng Ir Sugiarto ST MEng, Prof Dr Drs Mukhlis Yunus MS, Prof Dr Ir Agussabti MSi dan Prof Dr drh Muhammad Hambal.

Rektor mengungkapkan, meskipun dengan berbagai kendala serta keterbatasan, terutama karena dua tahun terakhir ini dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Namun laju pertumbuhan jumlah profesor di USK masih relatif terjaga, bahkan cenderung meningkat dalam dua tahun terakhir.

Apalagi saat ini jumlah dosen USK yang berusia relatif muda, bergelar doktor, dan memiliki jabatan fungsional lektor kepala terbilang cukup banyak. USK memiliki 413 orang dosen yang berjabatan lektor kepala hingga saat ini.

“Kita sangat berharap, bahwa mereka yang saat ini berjabatan lektor kepala, segera mencapai jabatan fungsional tertinggi mereka,” ucap Rektor.

Selanjutnya, Rektor menilai kepakaran kelima profesor baru ini sangat penting bagi kemashalatan ummat. Misalnya Kajian Prof Halim dalam pendidikan sains sangat penting untuk mengatasi permasalahan peserta didik selama ini dalam memahami sains. Karena kegagalan dalam memahami sains ternyata mempengaruhi upaya peningkatan kompetensi lainnya. Di sisi lain, ilmu sains terus berkembang dari satu konsep keilmuan ke konsep keilmuannya.

“Prof Halim mencoba untuk mengatasi permasalahan ini melalui pendekatan e-learning yang terintegrasi,” ucap Rektor.

Lalu Prof Sugiarto melalui kajiannya berupaya untuk mengatasi permasalahan transportasi yang terus menghantui kita selama ini, yaitu masalah kemacetan.

Di mana berdampak langsung pada kerugian ekonomi wilayah kota. Untuk itulah perlu adanya upaya mitigasi kemacetan untuk mengatasi semua permasalahan tersebut.

Maka kajian Prof Sugiarto ini sangat menarik, karena mencoba untuk menganalisis permasalahan transportasi tersebut dengan mengembangkan Disagregat model. Sebuah model yang dibangun berdasarkan teori perilaku rasional dalam pengambilan keputusan pergerakan transportasi.

“Kajian ini sangat tepat untuk diterapkan. Karena dapat digunakan untuk mengkaji efektivitas kebijakan transportasi. Dengan demikian, kita bisa menemukan formula kebijakan yang efektif untuk mengurai permasalahan transportasi selama ini,” ujarnya.

Lalu Prof Mukhlis Yunus MS yang berupaya menganalisis motivasi kerja aparatur pemerintah sehingga dapat meningkatkan kinerjanya. Kajiannya berhasil menyiratkan temuan, bahwa upaya untuk meningkatkan kinerja ASN, harus difokuskan pada upaya peningkatan motivasi mereka dengan menyediakan lingkungan kerja yang kondusif, pemberdayaan ASN yang proporsional dan profesional, pengembangan talenta potensial, dan pengaturan skema pengembangan karir profesional, tepat sasaran dan tidak tebang pilih dan pilih kasih.

“Kajian ini harus menjadi rujukan bagi pemangku kebijakan, demi menghadirkan budaya organisasi atau institusi pemerintahan yang baik. Sebab selama ini, kita sering mendengar keluhan masyarakat terhadap kualitas pelayanan dari institusi pemerintahan,” ujar Rektor.

Selanjutnya, Prof Agussabti yang mengkaji tentang bagaimana menerapkan kebijakan penyuluhan pertanian berbasis digital. Sebab selama ini kegiatan penyuluhan pertanian, khususnya di Aceh masih dilaksanakan secara konvensional.

Akibatnya, kegiatan penyuluhan menjadi kurang dinamis dan kurang optimal di tengah kemajuan teknologi, khususnya bidang teknologi digital.

“Kajian Prof. Agussabti ini merupakan inovasi pertanian yang sangat penting. Sebab hasil kajian ini mampu menjawab berbagai permasalahan pada kegiatan penyuluhan pertanian selama ini,” kata Rektor.

Kemudian Prof Hambal yang meneliti bagaimana mengatasi penyakit parasit zoonosis dengan pendekatan metode parasitologi molekular. Karena selama ini upaya mengatasi penyakit parasit biasanya menggunakan obat kimia yang beredar di pasaran. Namun penggunaan yang tidak sesuai aturan telah menyebabkan terjadinya resistensi yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, perlu upaya untuk mengurangi penggunaan obat kimia tersebut serta berusaha mencari obat baru yang alami.

“Untuk itulah kajian Prof Hambal merupakan terobosan yang sangat penting dalam mengatasi penyakit parasit, yang selama ini telah menjadi ancaman serius sektor peternakan di Indonesia,” pungkas Rektor.[]

 

 

Tags: guru besarProfesorUniversitas Syiah KualaUSK
Previous Post

Rektor USK Serahkan 62 SK CPNS

Next Post

Polisi Amankan Empat Ton Getah Pinus Tanpa Izin yang Hendak Dijual ke Medan

JanganLewatkan!

Kemensos Dirikan Empat Dapur Umum di Subulussalam

Pemerintah Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan via Laut

by Redaksi
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh membuka layanan pengiriman bantuan kemanusian bencana banjir dan longsor...

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

by Zulkifli Anwar
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara - Banjir yang melanda Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur dalam beberapa hari terakhir telah...

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

by Redaksi
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Langsa - Upaya penanganan bencana di Aceh kembali diperkuat melalui sinergi antara Bea Cukai Aceh dan Kepolisian Republik Indonesia....

Next Post
Polisi Amankan Empat Ton Getah Pinus Tanpa Izin yang Hendak Dijual ke Medan

Polisi Amankan Empat Ton Getah Pinus Tanpa Izin yang Hendak Dijual ke Medan

Mantan Bupati Bener Meriah Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penjualan Kulit Harimau

Mantan Bupati Bener Meriah Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penjualan Kulit Harimau

Discussion about this post

BeritaTerbaru

Kemensos Dirikan Empat Dapur Umum di Subulussalam

Pemerintah Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan via Laut

5 Desember 2025
Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

5 Desember 2025
Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

5 Desember 2025
Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

5 Desember 2025
Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

5 Desember 2025
  • Home
  • Iklan
  • Karir
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2021 MEDIAACEH.CO

No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom

© 2021 MEDIAACEH.CO