Minggu, Januari 18, 2026
MEDIAACEH.CO
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
MEDIAACEH.CO
Home News

Akademi Dakwah Indonesia Provinsi Aceh Gelar Tasyakuran

by Redaksi
18 Agustus 2019
in News
Reading Time: 3 mins read
Akademi Dakwah Indonesia Provinsi Aceh Gelar Tasyakuran

Direktur ADI Aceh, Assoc. Prof. Dr. Muhammad AR MEd menyerahkan tanda kelulusan kepada mahasiswa ADI Aceh pada kegiatan tasyakuran dan pengukuhan angkatan ke IV dan ke V tahun akademik 2018/2019 di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Kab. Aceh Besar, Minggu (18/8/2018).

FacebookTwitterWhatsppLine

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh menggelar tasyakuran dan pengukuhan kepada 19 mahasiswa angkatan ke IV dan ke V tahun akademik 2018/2019 di Komplek Markaz Dewan Dakwah Aceh di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu 18 Agustus 2018.

Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh yang diwakili Sekretaris Umum, Said Azhar S.Ag MA yang didampingi oleh Direktur ADI Aceh, Assoc. Prof. Dr. Muhammad AR MEd dan Sekretaris ADI, Dr Abizal M Yati, Lc MA beserta para Wakil Direktur ADI.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh anggota DPD RI Dapil Aceh Ghazali Abbas Adan, Kepala BMA yang diwakili oleh Shafwan Bendadeh SHI M.Sh, Majelis Syura Dewan Dakwah Aceh, perwakilan OKP dan Ormas, Muspika Kec. Krueng Barona Jaya, Keuchik dan tokoh masyarakat Rumpet serta orang tua wisudawan.

Tasyakuran dan pengukuhan itu juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN AR Raniry Dr Saifullah Yunus, MA dengan judul “Dakwah Adalah Jalan Para Rasul”.

Ketua Panitia yang juga Wakil Direktur II ADI Aceh Zulfikar Tijue SE dalam laporannya mengatakan ADI Aceh sudah berjalan selama 5 tahun dan telah melahirkan alumni sebanyak 50 orang. Masa belajar di ADI awalnya selama 2 tahun dan saat ini sudah menjadi 1 tahun.

Ia menambahkan para lulusan ADI sudah mampu menghafal al-quran hingga 3 juz, menghafal hadits arba’in dan juga berbahasa arab.

“Adapun yang dikukuhkan dan diwisuda tersebut, sebanyak 10 lulusan merupakan angkatan ke IV dan 9 orang dari angkatan ke V. Mareka ini berasal dari daerah perbatasan dan pedalaman Aceh. Dari Kota Subulussalam sebanyak 10 orang, dari Kab. Singkil 5 orang dan dari Kab. Simeulue, Kab. Aceh Tamiang, Kab. Aceh Selatan dan Kab. Aceh Jaya masing-masing sebanyak 1 orang,” kata Zulfikar.

Direktur ADI Aceh Direktur ADI Aceh, Assoc. Prof. Dr. Muhammad AR MEd dalam sambutannya mengatakan lahirnya ADI Aceh dikarenakan adanya kerisauan ketika melihat kondisi ummat terutama di daerah pedalaman dan perbatasan Aceh yang sudah lalai dari kewajiban yang diperintahkan kepadanya.

Ia mencontohkan, di banyak tempat masih didapatinya mesjid-mesjid dan meunasah yang tidak ramai bahkan kosong saat waktu shalat tiba dan juga tidak ada Imam shalat. Ditambah lagi dengan perilaku manusia yang sudah tidak sesuai lagi dengan anjuran dan tuntunan agama.

“Mahasiswa lulusan ADI ini akan melanjutkan kuliahnya di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohd Natsir di Bekasi, Jawa Barat. Dan setelah selesai di STID, mareka akan kita tempatkan kembali ke daerah perbatasan Aceh untuk mengawal dan menjaga daerah tersebut. Dan ini sangat diharapkan dukungan penuh dari semua pihak,” kata Muhamammad AR.

Sementara Sekretaris Umum, Said Azhar S.Ag MA mengatakan Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh merupakan lembaga pendidikan binaan Dewan Dakwah Aceh. Selama belajar di ADI Aceh para mahasiswanya tidak dipungut biaya alias gratis biaya pendidikan dan penginapannya. Selain itu para dosen pun tidak di bayar ketika mengajar.

“Dari itu kami memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus ADI Aceh dan juga kepada para dosen yang dengan suka rela tetap mau mengajar meskipun tanpa bayaran,” kata Said Azhar.

Ia menambahkan, salah satu program utama dari Dewan Dakwah adalah program kaderisasi. Menurutnya kaderisasi secara formal dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan seperti ADI dan STID. Sedangkan kaderisasi non formal dapat melalui pelatihan-pelatihan dakwah.

“Dakwah merupakan kerja berkelanjutan dan dihadapkan dengan berbagai tantangan. Maka disiapkanlah ADI dan STID untuk menjawab tantangan tersebut serta untuk menyelesaikan persolaan eksternal dan internal ummat. Selain itu keberadaan dai sangat banyak dibutuhkan dengan kondisi dan pemahaman masyarakat seperti sekarang ini. Semoga saja keberdaan ADI Aceh menjadi salah satu solusi untuk kemaslahatan ummat,” pungkas Said Azhar.

Dalam kegiatan tersebut juga ditetapkan 3 lulusan terbaik ADI Aceh tahun akademik 2018/2019, yaitu Delno Hartomi dari Simeulue, Samsul Bahri dari Aceh Tamiang dan Hasri Yanto Cibro dari Subulussalam. Kepada mareka diberikan penghargaan yang diserahkan oleh anggota DPD RI Dapil Aceh Ghazali Abbas Adan.[]

Tags: ADI AcehDewan Dakwah Aceh
Previous Post

DPR Aceh: Azhari Cage Dipukul Secara Sporadis oleh Oknum Polisi

Next Post

Fraksi PA Minta Kapolda Usut Tuntas Pemukulan Ketua Komisi I DPRA oleh Oknum Polisi

JanganLewatkan!

Pasca Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan Sawah di Aceh

Pasca Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan Sawah di Aceh

by Redaksi
16 Januari 2026
0

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman memimpin langsung kegiatan groundbreaking rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana di...

UIN Raden Fatah Palembang Bangun Sumur Bor di Aceh

UIN Raden Fatah Palembang Bangun Sumur Bor di Aceh

by Redaksi
16 Januari 2026
0

MEDIAACEH.CO, Pidie Jaya - Univeritas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah membangun sumur bor dan pipanisasi kepada masyarakat yang berdampak bencana...

Gubernur Aceh Minta Kejelasan Skema Pemulihan Pascabencana dari Pemerintah Pusat

Gubernur Aceh Minta Kejelasan Skema Pemulihan Pascabencana dari Pemerintah Pusat

by Redaksi
16 Januari 2026
0

MEDIAACEH.CO, Jakarta - Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana...

Next Post
Fraksi PA Minta Kapolda Usut Tuntas Pemukulan Ketua Komisi I DPRA oleh Oknum Polisi

Fraksi PA Minta Kapolda Usut Tuntas Pemukulan Ketua Komisi I DPRA oleh Oknum Polisi

DPO Narkoba di Aceh Utara Diringkus Polisi Bersama Tiga Tersangka Lainnya

DPO Narkoba di Aceh Utara Diringkus Polisi Bersama Tiga Tersangka Lainnya

Discussion about this post

BeritaTerbaru

Menakar Dimensi Hukum dalam Polemik Gus Yaqut

Menakar Dimensi Hukum dalam Polemik Gus Yaqut

17 Januari 2026
Diskresi dan Kriminalisasi: Membaca Kasus Gus Yaqut dengan Jernih

Diskresi dan Kriminalisasi: Membaca Kasus Gus Yaqut dengan Jernih

17 Januari 2026
Pasca Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan Sawah di Aceh

Pasca Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan Sawah di Aceh

16 Januari 2026
UIN Raden Fatah Palembang Bangun Sumur Bor di Aceh

UIN Raden Fatah Palembang Bangun Sumur Bor di Aceh

16 Januari 2026
Gubernur Aceh Minta Kejelasan Skema Pemulihan Pascabencana dari Pemerintah Pusat

Gubernur Aceh Minta Kejelasan Skema Pemulihan Pascabencana dari Pemerintah Pusat

16 Januari 2026
  • Home
  • Iklan
  • Karir
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2021 MEDIAACEH.CO

No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom

© 2021 MEDIAACEH.CO