Minggu, Desember 7, 2025
MEDIAACEH.CO
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
MEDIAACEH.CO
Home Health

Kesehatan Jadi Program Prioritas Pemerintah Aceh

by Redaksi
4 Maret 2019
in Health
Reading Time: 2 mins read
Kesehatan Jadi Program Prioritas Pemerintah Aceh

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Senin 4 Maret 2019.

FacebookTwitterWhatsppLine

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan isu kesehatan merupakan isu yang sangat penting dan mendapat perhatian dari Pemerintah Aceh. Oleh sebab itu, program kesehatan menjadi program utama dan berada di atas program pendidikan dan lingkungan hidup.

“Karena apapun tidak dapat dilakukan tanpa adanya kesehatan,” kata Pelaksana Tugas Gubernur Aceh saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Senin 4 Maret 2019.

Menurut Nova, kualitas kesehatan di Aceh belum memuaskan, ada lima isu tentang kesehatan yang saat ini ditangani Pemerintah Aceh. Di antaranya, kata Nova, pencegahan stunting, penanganan Penyakit Tidak Menular ( PTM),Tuberculosis (TBC),peningkatan cakupan dan mutu imunisasi serta Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Neonatal ( AKI- AKN).

“Untuk memperbaiki lima isu tersebut, langkah yang kami lakukakan tidak hanya melalui pengobatan, tapi juga melakukan pencegahan,” tutur Plt Gubernur.

Selain itu, kata Nova, Pemerintah Aceh saat ini telah memberikan sistem pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Pelayanan tersebut, sambung Nova, tidak hanya di hadirkan di Provinsi saja tapi juga sampai ke pelosok desa.

Plt Gubernur mengatakan program JKA Plus merupakan tekad pihaknya untuk memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berkualitas dan masif. Meski demikian, dalam peningkatan kualitas kesehatan, Aceh masih kerap menghadapi berbagai tantangan seperti kekurangan tenaga dokter, utamanya di Rumah Sakit Daerah serta belum adanya tenaga medis yang memadai di puskesmas.

“Di tambah lagi, masih banyak kekurangan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan. Selain stunting, Aceh juga rentang terkena penyakit jantung dan stroke,” ujarnya.

Selanjutnya, Nova menuturkan, pihak Pemerintah Aceh juga sedang menyiapkan dan menyusun aksi penanganan dan pencegahan untuk mendapat hasil yang lebih baik dalam pembangunan kesehatan kedepan. Selain aksi pencegahan dan penanganan, ia mengingatkan kepada seluruh stakeholder dalam bidang kesehatan untuk memverivikasi data kesehatan. Sebab, data tersebut sangat menentukan rencana, aksi dan tindakan agar bisa tepat sasaran.

Nova menilai bekerja di bidang kesehatan membutuhkan banyak hal, seperti nalar, kerja keras, kesabaran dan keikhlasan. Oleh karenanya, atas nama Pemerintah Aceh ia mengapresiasi semua langkah yang telah dilakukan oleh semua komunitas kesehatan mulai dari pemerintah, TNI- Polri, lembaga nasional sampai lembaga swasta.

“Saya berharap nanti ibu mentri menyampaikan langkah yang harus kami lakukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan sehingga visi misi Irwandi Nova dalam mewujudkan program kesehatan bisa tercapai,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek, mengatakan pihaknya tidak hanya ingin meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Indonesia. Lebih lanjut, ia ingin usia kehidupan masyarakat Indonesia berkualitas.

Umur harapan hidup indonesia dari tahun 1990 sampai 2017 mengalami peningkatan yakni 71,5 persen. Namun untuk Aceh, tutur Nila, usia harapan hidup masih memperihatinkan karena di bawah presentase nasional, yakni 67,8 persen.

“Insya Allah Pak Plt Gubernur sangat mementingkan isu kesehatan,sehingga outcome yang kita dapat adalah kesehatan yang berkualitas,” tutur nya.

Indonesia, kata Nila, angka kematian ibu masih tinggi dibandingkan Filipina, Vietnam dan Singapura. Selain angka kematian ibu, tren status kekurangan gizi balita di Aceh masih cukup tinggi. Menurutnya, semua pemangku kepentingan kesehatan harus banyak melakukan konsultasi agar anak Aceh tidak menderita stunting.

“Selain itu, Kita juga perlu memotivasi pencegahan terhadap penyakit diabetes,” tutur Nila.

Nila mengajak seluruh stakeholder dalam pembangunan kesehatan untuk menggaungkan gerakan masyarakat sehat (germas) serta penguatan layanan kesehatan. Selain itu, untuk menguatkan mutu kesehatan di Aceh, pihaknya telah mengirim tenaga medis serta berusaha untuk mengembalikan dokter spesialis ke setiap kabupaten/kota.

Tags: kesehatannova iriansyahpemerintah aceh
Previous Post

Uni Eropa Kirim Peringatan kepada Venezuela

Next Post

Bupati Aceh Timur Evaluasi Kinerja DLH

JanganLewatkan!

Wali Nanggroe: Pendidikan Bukan Hanya Tanggung Jawab Sekolah, Tapi Juga Keluarga

Wali Nanggroe Resmikan RSU Putri Bidadari Aceh, Simbol Kolaborasi dan Kemandirian Bidang Kesehatan

by Redaksi
23 Oktober 2025
0

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, meresmikan Rumah Sakit Umum (RSU) Putri Bidadari Aceh, sebuah...

Perkuat Layanan Diagnostik dan Mutu Kesehatan Masyarakat, Sekda Aceh Resmikan Alat MRI 1,5 Tesla di RSUDZA

Perkuat Layanan Diagnostik dan Mutu Kesehatan Masyarakat, Sekda Aceh Resmikan Alat MRI 1,5 Tesla di RSUDZA

by Redaksi
8 Oktober 2025
0

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., meresmikan penggunaan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) 1,5 Tesla...

FIFGROUP Meulaboh Ajak Masyarakat Peduli Sesama Lewat Aksi Donor Darah

FIFGROUP Meulaboh Ajak Masyarakat Peduli Sesama Lewat Aksi Donor Darah

by Redaksi
7 Oktober 2025
0

TELITIK.com, Meulaboh – PT Federal International Finance (FIFGROUP), bagian dari Astra Financial dan anak perusahaan PT Astra International Tbk, kembali...

Next Post
Bupati Aceh Timur Evaluasi Kinerja DLH

Bupati Aceh Timur Evaluasi Kinerja DLH

Timses Capres-Cawapres 01 Abdya Tertibkan Banner Kampanye

Timses Capres-Cawapres 01 Abdya Tertibkan Banner Kampanye

Discussion about this post

BeritaTerbaru

Kemensos Dirikan Empat Dapur Umum di Subulussalam

Pemerintah Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan via Laut

5 Desember 2025
Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

5 Desember 2025
Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

5 Desember 2025
Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

5 Desember 2025
Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

5 Desember 2025
  • Home
  • Iklan
  • Karir
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2021 MEDIAACEH.CO

No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom

© 2021 MEDIAACEH.CO