MEDIAACEH.CO, Aceh Utara – Banjir yang melanda Aceh Utara sejak Selasa (5/9/2023) kini meluas ke sembilan kecamatan. Selain itu, terdapat 1.778 Kepala Keluarga (KK) dengan 5.620 jiwa telah mengungsi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun mediaaceh.co, sembilan kecamatan yang terendam banjir masing-masing, Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Lhoksukon, Samudera, Tanah Luas, Syamtalira Aron, Geuredong Pase, Paya Bakong dan Nibong.
Camat Samudera, Ilyas menyebutkan, terdapat 1.672 jiwa warga telah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Masing-masing Gampong Madan 370 jiwa, Krueng Baro Langgahan 180 jiwa, Tanjoeng Hagu 520 jiwa dan Gampong Teupin Beulanga 602 jiwa.
“Sebagian ada yang mengungsi ke meunasah (musalla), ada juga yang mencari tempat lebih tinggi. Di lokasi pengungsian sudah didirikan dapur umum, sementara untuk bantuan sedang dilakukan pendataan oleh tim Tagana yang nantinya akan disampaikan ke Dinas Sosial,” ujar Ilyas.
Sebagaimana diketahui, di Kecamatan Samudera terdapat 10 gampong yang terendam banjir. Masing-masing Gampong Kitoe, Madan, Tanjong Hagu, Krueng Baroe Langgahan, Teupin Beulangan, Tanjong Baroh, Tanjong Reungkam, Tanjong Mesjid, Paya Terbang dan Gampong Awe.
Secara terpisah Camat Matangkuli, Edward mengatakan, di Kecamatan Matangkuli sudah ada warga yang mengungsi, namun mereka belum mendirikan dapur umum (Selasa).
“Ada 24 gampong yang terendam banjir, meliputi Gampong Leubok Pirak, Pante Pirak, Meunye Pirak, Siren, Tanjong Haji Muda, Alue Euntok, Tanjong Tgk. Kari, Tumpok Barat, Parang Sikureung, Meuria, Hagu, Alue Thoe, Ceubrek Pirak, Lawang Pirak, Punti Matangkuli, Beuringen Pirak, Blang, Dayah Baro, Seuriweuk, Tutong, Mee, Tanjong Tgk Ali, Keude Matangkuli, dan Teupin Keube.
Berdasarkan data dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Utara merilis jumlah pengungsi sementara akibat banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, Selasa (5/9/2023). Sejauh ini terdapat 1.778 KK atau 5.620 jiwa mengungsi dan 2.307 KK atau 9.132 jiwa terdampak banjir.
Data tersebut diperoleh mediaaceh.co, Selasa (5/9) malam melalui pesan WhatsApp.
Dijelaskan, di Kecamatan Samudera terdapat beberapa titik pengungsi dengan jumlah total 633 KK atau 1.992 jiwa. Masing-masing Gampong Madan 370 jiwa, Krueng Baro Langgahan 180 jiwa, Tanjung Hagu 520 jiwa, Teupin Beulanga 602 jiwa dan Tanjong Reungkam 250 jiwa.
Di Kecamatan Syamtalira Aron terdapat 334 KK atau 1.141 jiwa meliputi Gampong Tanjoeng Krueng Pase 340 jiwa, Blang 408 jiwa, Teungoh 138 jiwa, dan Matang Meunye 255 jiwa.
Di Kecamatan Tanah Luas terdapat 342 KK pengungsi atau 1.120 jiwa yang terdiri dari Gampong Tanjung Mesjid 115 jiwa, Serba Jaman Baroh 155 jiwa, dan Gampong Rayek Kuta 850 jiwa.
Di Kecamatan Matangkuli sebanyak 289 KK atau 1.125 jiwa meliputi Gampong Pante Pirak 119 jiwa, Tanjung Haji Muda 131 jiwa, Tumpok Barat 480 jiwa, Alue Tho 278 jiwa, dan Lawang Pirak 117 jiwa.
Di Kecamatan Nibong sebanyak 170 KK atau 312 jiwa yang terdapat di Gampong Nibong Baroh. Sementara untuk tiga kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Paya Bakong, Pirak Timu dan Geureudong Pase tidak terdapat pengungsi. []











Discussion about this post