20 Peserta Photography Competition Beradu Foto Keindahan Sabang

MEDIAACEH.CO, Sabang– Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) menggelar kompetisi fotografi 2019.

Acara yang  bertema Landscape Photography Competition 2019 dibuka sejak 25 Juni hingga 20 Juli 2019. Acara tersebut terlaksana berkat kerjasama antara Pemko Sabang, BPKS dan YARA.

Hingga batas akhir pendaftaran, dari 65 peserta yang mendaftar. 20 peserta dinyatakan lulus seleksi berdasarkan penilaian melalui foto yang di-upload melalui instagram masing-masing.

Kemudian 20 peserta tersebut dibawa ke Sabang guna mengambil spot foto yang berlokasi di Iboih, Gua Sarang, 0 KM, dan Pantai Paridiso. Nantinya hasil jepretan para peserta juga akan di-upload ke instagram masing-masing untuk dilakukan penilaian oleh para netizen. Para peserta dengan jumlah like dan komentar terbanyak akan dinyatakan sebagai juara.

Baca Juga  Ini Regional Pembagian SK CPNS Kemenag Aceh

Para peserta disambut di Aula Balai Kota Sabang, Senin 5 Agustus 2019.

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Pemerintahan Sekda Kota Sabang, Andri Nourman AP, M.Si mewakili Walikota Sabang, Nazaruddin, dan Humas Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Muhammad Dahlan.

Andri Nourman dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah Sabang mengapresiasi seluruh peserta yang mengikuti kompetisi ini. Menurutnya, acara ini berdampak positif untuk mempromosikan keindahan alam Kota Sabang.

“Semoga, dengan adanya kehadiran para peserta dapat mengkampanyekan potensi wisata Sabang pada dunia luar melalui media sosial,” ujarnya.

Humas YARA, Muhammad Dahlan mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah BPKS.Diharapkan akan ada lagi acara serupa dalam upaya promosi Sabang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat hangat ini. Mudah -mudahan, ke depan akan ada lagi kompetisi foto guna mempromosikan Sabang pada nasional dan internasional,” ujar Dahlan.

Baca Juga  HIPMI Aceh Harap Musprov Kadin Hasilkan Kepemimpinan yang Peduli Pengusaha Muda

Kepala BPKS, Ir. Razuardi mengapresiasi acara tersebut. Dia berharap, setelah kegiatan ini akan muncul tempat- tempat baru di Sabang, yang belum pernah ter ekspose di media.

“Contohnya banyak objek- objek wisata yang belum terekspose. Seperti benteng yang dalam tanah itu, gua dan sebagainya. Semua terungkap disegi sejarah dan segi keindahan.Semakin banyak yang kita ungkap, semakin banyak orang yang akan berminat berkunjung Sabang,” ujarnya.