Kamis, Januari 22, 2026
MEDIAACEH.CO
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
MEDIAACEH.CO
Home News

IPELMAJA Desak Kajati Aceh Periksa Seluruh Program PSR di Aceh Jaya

“Rakyat Jangan Jadi Korban, PSR Bukan Ladang Korupsi”

by Redaksi
22 Oktober 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
IPELMAJA Desak Kajati Aceh Periksa Seluruh Program PSR di Aceh Jaya

Musawir

FacebookTwitterWhatsppLine

MEDIAACEH.CO, Aceh Jaya – Pengurus Besar Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh Jaya (PB IPELMAJA) kembali menyoroti persoalan serius dalam pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Aceh Jaya.

Organisasi mahasiswa daerah itu secara tegas mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh untuk turun tangan memeriksa seluruh lokasi pelaksanaan program PSR di Aceh Jaya.

Desakan ini disampaikan setelah mencuat dugaan bahwa masih banyak titik program PSR yang belum diperiksa, sementara indikasi penyimpangan dan ketidaktepatan sasaran masih terus menjadi perbincangan di tengah masyarakat, Rabu 22 Oktober 2025.

Kabid Advokasi dan Kajian Aksi PB IPELMAJA, Musawir mengatakan, langkah hukum terhadap beberapa oknum yang sudah lebih dulu diproses tidak cukup untuk membersihkan seluruh praktik yang diduga bermasalah dalam pelaksanaan PSR. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan agar tidak ada lagi celah korupsi yang mengorbankan petani kecil, yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama program tersebut.

“Kami mendesak Kajati Aceh untuk tidak berhenti hanya pada kasus yang sudah diproses. Masih ada banyak lokasi PSR di Aceh Jaya yang belum diperiksa. Kasus ini harus diselidiki secara total agar tidak merugikan rakyat,” tegas Musawir, yang juga Ketua Mahasiswa Lamno (IPEMAL).

Program yang Disalahgunakan

Ia menambahkan, program PSR sejatinya dirancang oleh pemerintah pusat sebagai langkah strategis memperbaiki produktivitas kebun sawit rakyat. Melalui bantuan pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), petani diharapkan dapat mengganti tanaman sawit tua dan tidak produktif dengan bibit unggul yang berpotensi meningkatkan hasil panen dan pendapatan.

Namun, menurutnya, di Aceh Jaya, idealisme itu justru tercoreng oleh berbagai dugaan penyimpangan. Beberapa waktu lalu, tiga orang oknum telah diproses di pengadilan karena terlibat dalam pelaksanaan PSR yang diduga fiktif dan tidak sesuai aturan.

Meski demikian, PB IPELMAJA menilai, kasus tersebut hanyalah “puncak dari gunung es” dari banyak persoalan lain yang masih tersembunyi.

“Tujuan PSR adalah untuk mensejahterakan rakyat, bukan membuka ladang korupsi. Jangan sampai program ini hanya menjadi proyek bagi segelintir pihak yang memanfaatkan ketidaktahuan petani dan lemahnya pengawasan,” ujar Musawir.

Seruan untuk Transparansi dan Akuntabilitas

PB IPELMAJA menilai, lemahnya pengawasan dan keterlibatan publik menjadi faktor utama yang membuat program PSR rentan disalahgunakan. Karena itu, organisasi mahasiswa ini meminta agar seluruh data penerima manfaat, lokasi kebun, dan besaran anggaran PSR di Aceh Jaya diumumkan secara terbuka ke publik.

“Rakyat berhak tahu siapa penerima program, di mana lokasinya, berapa jumlah dananya, serta apakah benar bibitnya ditanam sesuai prosedur. Transparansi adalah kunci agar PSR tidak lagi dijadikan bancakan oleh pihak-pihak tertentu,” lanjut Musawir.

Selain itu, PB IPELMAJA juga mendorong agar Kejati Aceh melakukan audit dan verifikasi lapangan terhadap seluruh proyek PSR, baik yang masih berjalan maupun yang sudah selesai dilaksanakan. Pemeriksaan menyeluruh dianggap penting untuk memastikan tidak ada dana negara yang diselewengkan.

“Kami tidak ingin rakyat terus menjadi korban dari permainan oknum. Kajati Aceh harus segera bertindak, jangan hanya menunggu laporan. Ketika rakyat menjerit, mahasiswa wajib bersuara. Kami akan terus mengawal sampai tuntas,” tegasnya lagi.

Rakyat Menunggu Ketegasan Aparat

Kasus PSR di Aceh Jaya kini menjadi perhatian banyak pihak. Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi Aceh, benar-benar menunjukkan ketegasan dan komitmen dalam memberantas praktik korupsi di sektor perkebunan.

PB IPELMAJA menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti bersuara. Bagi mereka, program PSR bukan sekadar proyek tanam ulang sawit, melainkan simbol dari upaya negara untuk menyejahterakan petani. Karena itu, setiap bentuk penyimpangan terhadap program ini adalah pengkhianatan terhadap rakyat kecil.

“Kami tidak menuduh tanpa dasar, tetapi suara rakyat harus didengar. Jangan biarkan PSR menjadi program yang gagal karena dikuasai oleh kepentingan pribadi dan korporasi. Ini saatnya Kajati Aceh membuktikan keberpihakannya kepada rakyat,” tutup Musawir.

Tags: PB IPELMAJAPengurus Besar Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh JayaProgram PSR di Aceh JayaProgram yang DisalahgunakanRakyat Menunggu Ketegasan AparatSeruan untuk Transparansi dan Akuntabilitas
Previous Post

350 Pelajar Terima Beasiswa Semen Andalas 2025

Next Post

PT SBA Raih Dua Penghargaan dari Serikat Perusahaan Pers Indonesia

JanganLewatkan!

Prudential Syariah Kembali Salurkan Bantuan untuk 1.100 Korban Bencana di Aceh

Prudential Syariah Kembali Salurkan Bantuan untuk 1.100 Korban Bencana di Aceh

by Zikirullah
21 Januari 2026
0

MEDIAACEH.co, Banda Aceh – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada lebih dari 1.100 warga...

FHCI dan Alumni FE USU Berikan 600 Paket Logistik kepada Penghuni Huntara Aceh Tamiang

FHCI dan Alumni FE USU Berikan 600 Paket Logistik kepada Penghuni Huntara Aceh Tamiang

by Redaksi
21 Januari 2026
0

MEDIAACEH.co, Kualasimpang — Danantara Indonesia bersama Forum Human Capital Indonesia (FHCI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT Perkebunan Nusantara...

Yayasan Somuncu Baba Turki Bangun Fasilitas Air Minum di UIN Ar-Raniry

Yayasan Somuncu Baba Turki Bangun Fasilitas Air Minum di UIN Ar-Raniry

by Redaksi
19 Januari 2026
0

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Yayasan Somuncu Baba Turki bekerjasama dengan Yayasan Tarara Global Humanity memulai pembangunan Anjungan Air Siap Minum...

Next Post
PT SBA Raih Dua Penghargaan dari Serikat Perusahaan Pers Indonesia

PT SBA Raih Dua Penghargaan dari Serikat Perusahaan Pers Indonesia

Wali Nanggroe dan Kapolda Bahas Kesiagaan Hadapi Potensi Banjir

Wali Nanggroe dan Kapolda Bahas Kesiagaan Hadapi Potensi Banjir

Discussion about this post

BeritaTerbaru

Prudential Syariah Kembali Salurkan Bantuan untuk 1.100 Korban Bencana di Aceh

Prudential Syariah Kembali Salurkan Bantuan untuk 1.100 Korban Bencana di Aceh

21 Januari 2026
FHCI dan Alumni FE USU Berikan 600 Paket Logistik kepada Penghuni Huntara Aceh Tamiang

FHCI dan Alumni FE USU Berikan 600 Paket Logistik kepada Penghuni Huntara Aceh Tamiang

21 Januari 2026
FHCI dan Alumni FE USU Berikan 600 Paket Logistik kepada Penghuni Huntara Aceh Tamiang

FHCI dan Alumni FE USU Berikan 600 Paket Logistik kepada Penghuni Huntara Aceh Tamiang

21 Januari 2026
Waspada Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi dan Abaikan Pesan Hoax

Waspada Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi dan Abaikan Pesan Hoax

20 Januari 2026
Yayasan Somuncu Baba Turki Bangun Fasilitas Air Minum di UIN Ar-Raniry

Yayasan Somuncu Baba Turki Bangun Fasilitas Air Minum di UIN Ar-Raniry

19 Januari 2026
  • Home
  • Iklan
  • Karir
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2021 MEDIAACEH.CO

No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom

© 2021 MEDIAACEH.CO