Sabtu, Desember 6, 2025
MEDIAACEH.CO
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
MEDIAACEH.CO
Home News

Cerita Penderitaan Warga Miskin di PT. Bumi Flora

by Hasan Basri
7 September 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
Cerita Penderitaan Warga Miskin di PT. Bumi Flora
FacebookTwitterWhatsppLine

MEDIAACEH.CO, Aceh Timur – Nasib salah satu keluarga pasangan Ayong (Nama panggilan) dan Yati ini sungguh sangat memprihatinkan. Pasalnya, pasangan yang telah dikaruniai 6 orang anak laki-laki dan 4 orang anak perempuan ini tinggal di sebuah rumah sederhana yang terletak di areal HGU milik PT. Bumi Flora.

Mereka bekerja sebagai Buruh Harian Lepas (BHL) di Afdeling 4, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

Mereka telah bekerja di kebun PT. Bumi Flora sejak tahun 2003 lalu, dan sampai sekarang masih berstatus sebagai BHL. Anak – anak mereka kini rata-rata masih berumur produktif, yang sangat membutuhkan pendidikan, yang sulung telah berumur 16 tahun sementara si bungsu berumur sekitar 1 tahun lebih.

Sayangnya, tidak seorangpun anak-anak dari pasangan Ayong dan Yati ini dapat merasakan pendidikan, baik secara Formal maupun Non Formal seperti anak-anak pada umumnya karena keterbatasan biaya.

Sementara seusia mereka sangat membutuhkan pendidikan, baik itu pendidikan umum maupun pendidikan agama, namun itu hanyalah sebuah harapan tanpa diketahui kapan terwujud, karena Ayong saat ini berprofesi sebagai buruh tani di PT. Bumi Flora dengan mendapatkan upah cukup makan.

Pasangan kurang mampu di bidang ekonomi ini berasal dari Aceh Tamiang, sejak belasan tahun lalu mereka mengadu nasib ke Aceh Timur, namun kini mereka mengaku telah tercatat sebagai warga Desa Blang Rambong, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

“Kami bekerja di kebun ini sejak 2003, dulu kami tinggal di Afdeling 5 PT. Bumi Flora juga, kalau di Afdeling 4 ini baru-baru saja,” kata Yati kepada wartawan mediaaceh.co, Sabtu 7 September 2019.

“Yang bekerja adalah ayah mereka, anak-anak yang sudah besar juga ikut bekerja membantu Ayahnya,” kata Yati sambil menunjukkan anak-anaknya yang sedang berkumpul.

Saat ditanya apakah pihak Perusahaan memperhatikan pendidikan anak-anaknya, Yati hanya terdiam dengan wajah yang sedih sambil menggeleng – gelengkan kepala.

Yati tidak begitu lugas menceritakan kisah kehidupannya, seperti ada sesuatu yang dikhawatirkan.

Ia berharap agar sang suami yang menceritakan lebih detail, sementara suaminya saat itu sedang bekerja di kebun.

Kisah keluarga Ayong dan Yati hanyalah sebagian kecil nasib buruh tani di PT. Bumi Flora.

Sementara itu, Azhari selaku Kepala bagian Tata Usaha (KTU) di perusahaan perkebunan PT. Bumi Flora mengatakan, bahwa saat ini Perusahaan tersebut memiliki karyawan tetap sebanyak 68 orang, sedangkan yang lain merupakan Buruh Harian Lepas (BHL).

Ia juga menceritakan bahwa sistem di bekerja PT. Bumi Flora, yang bekerja di bidang produksi itu adalah sistem borong, mereka tidak ada terikat dengan Perusahaan.

“Kalau bagian produksi, sistem bekerjanya itu borong, mereka tidak diangkat menjadi karyawan tetap. Berapa kilo hasil yang dipanen segitu yang dibayar,” kata Azhari saat dijumpai di ruang kerjanya beberapa waktu lalu, di Desa Alur Rambot, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

Azhari mengatakan, untuk sarana pendidikan, saat ini Perusahaan hanya mampu menyediakan di tingkat Pendidikan Usia Dini (Paud). “Jika anak-anak para karyawan (karyawan tetap yang berjumlah 68 orang) sudah masuk sekolah di tingkat SD, SMP maupun SMA, mereka kita sarankan ke sekolah-sekolah terdekat,” ujarnya.

Perusahaan perkebunan PT. Bumi Flora memiliki sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) seluas ± 3.875,45 hektar, yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada tanggal 1 Mei 1995 dan akan berakhir pada 31 Desember 2024 mendatang.

Tags: kehidupan wargaPT. Bumi Florawarga miskin
Previous Post

Ikut Audisi MasterChef Indonesia, Anak Aceh Ini Berharap Lolos Bootcamp

Next Post

BPBD Aceh Singkil Butuh Tambahan Damkar dan Speed Boot

JanganLewatkan!

Kemensos Dirikan Empat Dapur Umum di Subulussalam

Pemerintah Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan via Laut

by Redaksi
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh membuka layanan pengiriman bantuan kemanusian bencana banjir dan longsor...

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

by Zulkifli Anwar
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara - Banjir yang melanda Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur dalam beberapa hari terakhir telah...

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

by Redaksi
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Langsa - Upaya penanganan bencana di Aceh kembali diperkuat melalui sinergi antara Bea Cukai Aceh dan Kepolisian Republik Indonesia....

Next Post
BPBD Aceh Singkil Butuh Tambahan Damkar dan Speed Boot

BPBD Aceh Singkil Butuh Tambahan Damkar dan Speed Boot

Ketua Perwosi Aceh: Bina Atlit Menuju PON XXI 2024!

Ketua Perwosi Aceh: Bina Atlit Menuju PON XXI 2024!

Discussion about this post

BeritaTerbaru

Kemensos Dirikan Empat Dapur Umum di Subulussalam

Pemerintah Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan via Laut

5 Desember 2025
Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

5 Desember 2025
Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

5 Desember 2025
Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

5 Desember 2025
Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

5 Desember 2025
  • Home
  • Iklan
  • Karir
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2021 MEDIAACEH.CO

No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom

© 2021 MEDIAACEH.CO