Minggu, Desember 7, 2025
MEDIAACEH.CO
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
MEDIAACEH.CO

Kisah Warga Aceh yang Jadi Korban Penipuan Agen TKI di Malaysia

by Redaksi
17 November 2018
in Tak Berkategori
Reading Time: 2 mins read
FacebookTwitterWhatsppLine

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh– Delapan TKI asal Aceh Tamiang tadi malam, Jumat (16/11/2018) sekira pukul 23.00 WIB, tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar setelah diterbangkan dari Pontianak menggunakan maskapai Lion Air.

Kepulangan mereka disambut langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM bersama rombongan, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Aceh dan Staf Anggota DPD RI Sudirman atau akrap disapa Haji Uma.

Ke delapan TKI ini merupakan korban penipuan agen yang terlantar di Entikong Kalimantan Barat, setelah melarikan diri dari sebuah perusahaan sawit di pedalaman Kota Miri, Serawak, Malaysia. Bekerja sebagai buruh dodos sawit, mereka dijanjikan akan mendapat upah 4000 ringgit setiap satu tandan sawit yang didodos, namun yang mereka terima hanya 500 ringgit.

“Kami lari karena tidak tahan lagi bekerja di sana, gaji kami 500 ringgit satu tandan itu pun belum potong uang makan dan sebagainya. Padahal sebelumnya kami dijanjikan satu tandan sawit 4000 ringgit,” kata Anno (40), salah seorang dari delapan TKI  saat ditemuai awak media di Bandara SIM.

Anno mengungkapkan, mereka diiming-imingi oleh agen upah yang menggiurkan jika mau bekerja di Malaysia, sehingga mereka kepincut untuk pergi kononlagi biaya keberangkatan mereka ditanggung oleh sang agen.

Setelah sebulan bekerja, mereka baru sadar bahwa telah menjadi korban penipuan, karena upah yang mereka terima tidak sesuai janji,  dan setelah dipotong biaya makan dan rokok sisa yang mereka peroleh hanya 100 atau 150 ringgit. Kendatipun demikian, mereka tetap memilih bertahan hingga bulan ke tiga, ternyata upah yang mereka terima juga tidak ada peningkatan.

“Kalau cuma segitu upahnya, maka tidak ada sisa yang bisa kami kirim ke rumah untuk keluarga kami. Akhirnya sepakat kami untuk kabur, sementara paspor kami masih ditahan oleh perusahaan,” katanya.

Dalam pelarian, mereka harus melewati hutan belantara dari tempat mereka bekerja dengan memakan waktu sampai 15 jam berjlan kaki untuk dapat bertemu dengan jalan yang dilalui angkutan umum.

“Kemdian kami menumpang bus lewat menuju ke perbatasan. Setelah itu berjalan kaki lagi hingga seminggu baru kemudian sampai ke perbatasan Entikong, Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Menurut Anno, dia bersama tujuh rekannya lagi tidak berangkat bersamaan ke Malaysia. Mereka berangkat dengan passport melancong dan bertemu di tempat kerja, namun ke semuanya diberangkatkan oleh agen yang sama yang menemui mereka ke desa mereka.

“Kami tidak pergi bersamaan, tapi semunya berangkat di bulan 7 (Juli) 2018,” beber Anno.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM mengatakan, sebelumnya mereka mendapat informasi ke delapan TKI tersebut terdampat di Entikong dan diamankan oleh pihak Polsek setempat setelah melarikan diri dari Serawak, Malaysia. Informasi tersebut juga didapatkan dari Anggota DPD RI asal, Aceh Sudirman atau Haji Uma. Kemudian Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh bekoordinasi dengan BP3TKI Pontianak yang kemudian memulangkan mereka ke Aceh.

“Untuk mala mini mereka akan kita iinapkan dulu di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) milik Dinas Sosial Aceh, setelah itu baru kita pulangkan ke kampung halaman mereka di Aceh Tamiang,” ujarnya.[]

Previous Post

Kabid Humas Polda Aceh: Masyarakat Jangan Mudah Sebarkan Hoak

Next Post

CIA Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

JanganLewatkan!

Kemensos Dirikan Empat Dapur Umum di Subulussalam

Pemerintah Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan via Laut

by Redaksi
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh membuka layanan pengiriman bantuan kemanusian bencana banjir dan longsor...

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

by Zulkifli Anwar
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara - Banjir yang melanda Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur dalam beberapa hari terakhir telah...

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

by Redaksi
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Langsa - Upaya penanganan bencana di Aceh kembali diperkuat melalui sinergi antara Bea Cukai Aceh dan Kepolisian Republik Indonesia....

Next Post

CIA Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Rocky Lepas 340 Atlet Aceh Timur ke Jantho

Discussion about this post

BeritaTerbaru

Kemensos Dirikan Empat Dapur Umum di Subulussalam

Pemerintah Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan via Laut

5 Desember 2025
Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

5 Desember 2025
Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

5 Desember 2025
Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

5 Desember 2025
Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

5 Desember 2025
  • Home
  • Iklan
  • Karir
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2021 MEDIAACEH.CO

No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom

© 2021 MEDIAACEH.CO