MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Mantan Rekor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada periode 1998-2006, Prof Azyumardi Azra, mengatakan bahwa penetapan titik nol Islam Nusantara di Barus, Tapanuli, merupakan penyesatan sejarah. Pasalnya, tak ada bukti kuat yang mendukung klaim Barus sebagai titik nol Islam nusantara.
Hal ini disampaikan Prof Azyumardi Azra kepada sejumlah wartawan di sela-sela seminar yang berlangsung di ruang seminar Pancasarjana UIN Ar-Raniry, Senin 15 Mei 2017.
“Itu penyesatan sejarah. Tidak ada bukti-bukti kuat yang menunjukan bahwa Barus merupakan titik nol Islam nusantara,” ujar mantan Rekor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
“Bukti-bukti sejarah tak satu pun mengarah ke Barus. Justru Aceh yang memiliki catatan serta bukti sejarah lengkap terkait awal masuknya Islam ke nusantara,” katanya lagi.
Prof Azyumardi juga mengatakan tak mengetahui alasan dibalik penetapan Barus sebagai titik nol Islam Nusantara oleh Presiden Jokowi. “Oleh karena itu semestinya ini diluruskan. Karena kalau masuk kurikulum, berarti akan terjadi penyesatan sejarah,” ujarnya lagi.









Discussion about this post