MEDIAACEH.CO, Blangpidie – Tumpukan jerami pasca musim panen beberapa waktu yang lalu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat Aceh Barat Daya. Pasalnya, tumpukan jerami yang tidak dibakar oleh petani tersebut menghasilkan jamur merang yang siap di panen oleh warga.
Jamur merang yang mempunyai rasa gurih dapat dimanfaatkan oleh warga untuk berbagai macam masakan, seperti mie ayam jamur, tumis jamur, pepes jamur, sup jamur, cap cay dan masakan lain.
Pantauan mediaaceh.co, Senin 30 Mei 2016, warga Desa Mata Ie, Kecamatan Blangpidie, terlihat sibuk memindahkan beberapa lapis tumpukan jerami untuk mencari jamur merang. Jamur tersebut tidak mereka jual, melainkan hanya untuk dikonsumsi sekeluarga.
“Jamur ini hannya bisa kita dapat saat usai musim panen padi saja, karena jamur tersebut tumbuh didalam tumpukan jerami,” ujar Mariamah, warga setempat kepada mediaaceh.co, Senin 30 Mei 2016.
Mariamah menyebutkan, saat musim hujan biasanya kulat padee (jamur merang) banyak terdapat dalam tumpukan jerami. Oleh karena itu, dirinya berharap agar para petani tidak membakar tumpukan jerami usai panen, sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.
“Kami berharap petani tidak membakar jerami mereka, karena bisa kami mamfaatkan untuk mendapat jamur tersebut. Kalau ditumis rasanya enak dan ini makanan musiman hanya ada saat musim panen saja,” katanya.[]
Laporan: Syamsurizal | Abdya









Discussion about this post