Senin, Desember 8, 2025
MEDIAACEH.CO
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom
No Result
View All Result
MEDIAACEH.CO

Mengapa Seseorang Bisa Tertawa Saat Melihat Orang Lain Jatuh? Ini Alasannya

by Redaksi
13 April 2016
in Tak Berkategori
Reading Time: 2 mins read
FacebookTwitterWhatsppLine

KETIKA seseorang jatuh, entah karena terpeleset atau tersandung, sering kali memicu tawa orang-orang yang melihatnya. Ya, terkadang manusia menertawakan 'kesialan' orang lain, meski mungkin sebenarnya tidak bermaksud untuk mengolok-olok.

Sering dilihat dalam tayangan lawak, salah satu pemain menjadi 'bulan-bulan' teman-temannya lantaran didorong hingga terjatuh, tertimpa atau menimpa properti hingga rusak, ataupun disiram dengan bedak dan semacamnya. Terkadang ada pula adegan menjegal salah satu pemain sampai terjatuh ataupun menendang bagian selangkangan si pemain hingga berekspresi seperti kesakitan. Mengapa hal-hal seperti ini sering dianggap lucu dan menggelikan?

Dr William F. Fry, psikiater dan pendiri gelotologi alias ilmu yang mempelajari tawa di Stanford University menuturkan tidak semua peristiwa orang jatuh memicu tawa orang lain. Jika konteksnya serius, misalnya seseorang yang jatuh dari lantai enam suatu bangunan dan kemudian tewas maka tidak akan memicu tawa, melainkan kengerian. Namun jika konteksnya tidak berdampak serius, maka inilah yang biasanya bisa membuat orang lain tertawa.

Orang yang tiba-tiba terjatuh, baik karena terpeleset atau tersandung, biasanya dikaitkan dengan keganjilan. Dikatakan ganjil lantaran dinilai sebagai kemustahilan logis dan ketidaktepatan. Seharusnya orang berjalan tidak akan jatuh, namun karena ketidak tepatan, misalnya karena kurang hati-hati, maka bisa jatuh.

William mencontohkan badut memakai sepatu besar atau orang yang memiliki hidung sangat besar sering dianggap lucu. Ini karena anggapan ketidaktepatan. Demikian dikutip dari Medical Daily, Senin (7/3/2016).

Menurut teori filsuf Henri Bergson masyarakat 'melatih' menertawakan perilaku ceroboh dan eksentrik sebagai sarana untuk menetapkan pedoman umum. Misalnya ketika orang jatuh saat sedang berjalan, dinilai sebagai tingkah yang ceroboh. Karena ada tertawaan dari orang lain, maka ini bisa menjadi pengingat untuk memperhatikan aturan tidak tertulis di masyarakat: bahwa jika tidak ingin ditertawakan maka bersikaplah sewajarnya. 

Sementara filsuf Thomas Hobbes menuturkan tawa muncul dari perasaan superioritas. Tawa yang meledak akibat melihat kemalangan orang lain merupakan buntut dari rasa superior. Sering dilihat di dalam kelas, siswa yang tidak bisa menjawab pertanyaan gurunya ditertawakan oleh siswa lainnya.

Dalam kasus ini, menertawakan orang yang malang merupakan cara untuk meremehkan orang lain. Karena merasa bisa meremehkan orang lain, lantas merasa seperti mendapat kekuasaan.

Penjelasan lainnya, menertawakan orang yang jatuh bisa jadi secara natural 'diatur' oleh otak. Beberapa neurolog mengatakan adanya saraf cermin, di mana saat melihat orang jatuh membuat seseorang juga merasa seperti jatuh dan akhirnya membuat malu. Hal itu bisa memicu tawa.

Selain itu jarak psikologis juga disebut-sebut terlibat dalam munculnya tawa saat melihat orang lain jatuh. Jika orang yang jatuh itu tidak dikenal dan tidak dekat secara personal, maka ketika dia jatuh lebih mudah memicu tawa dan bahkan tidak memicu empati. Beda halnya jika peristiwa itu terjadi pada orang dekat seperti ayahnya sendiri, ibunya sendiri, anaknya sendiri, ataupun dirinya sendiri.

Sumber: Detik

Previous Post

Tiga Sekolah Islam di Australia Kembali Terima Dana Pemerintah Setelah Dinyatakan Lolos Evaluasi

Next Post

Syarat Calon Independent Diperketat, Ketua Banleg: Ini Untuk Mencegah Calo Politik

JanganLewatkan!

Kemensos Dirikan Empat Dapur Umum di Subulussalam

Pemerintah Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan via Laut

by Redaksi
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh membuka layanan pengiriman bantuan kemanusian bencana banjir dan longsor...

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

by Zulkifli Anwar
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara - Banjir yang melanda Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur dalam beberapa hari terakhir telah...

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

by Redaksi
5 Desember 2025
0

MEDIAACEH.CO, Langsa - Upaya penanganan bencana di Aceh kembali diperkuat melalui sinergi antara Bea Cukai Aceh dan Kepolisian Republik Indonesia....

Next Post

Syarat Calon Independent Diperketat, Ketua Banleg: Ini Untuk Mencegah Calo Politik

Irwandi Yusuf: Tidak Perlu Diadakan Pilkada

Discussion about this post

BeritaTerbaru

Kemensos Dirikan Empat Dapur Umum di Subulussalam

Pemerintah Aceh Buka Layanan Pengiriman Bantuan via Laut

5 Desember 2025
Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

Bantu Warga, Gerindra Fokuskan Distribusi ke Daerah Paling Parah Terendam

5 Desember 2025
Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

Bea Cukai Aceh dan Polri Salurkan Bantuan Banjir ke Langsa

5 Desember 2025
Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

Suplai Listrik Masih Jadi Kendala Utama Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

5 Desember 2025
Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

Pemerintah Aceh dan HIPMI Bahas Penanganan Darurat Serta Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana

5 Desember 2025
  • Home
  • Iklan
  • Karir
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2021 MEDIAACEH.CO

No Result
View All Result
  • News
  • Headline
  • Sports
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Health
  • Hiburan
  • Kolom

© 2021 MEDIAACEH.CO