MEDIAACEH.CO, Sigli – Pemerintah Kabupaten Pidie merencanakan penanaman padi pada musim gadu (yaitu musim tanam yang tidak ada pengairannya dan mengandalkan air hujan atau tadah hujan) tahun 2016 seluas 18.762 hektar. Seperti dikatakan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pidie Sabirin saat rapat turun sawah di Oproom Kantor Bupati. Selasa, 12 April 2016.
Ia mengatakan, untuk mencapai swasembada pangan Kabupaten Pidie menargetkan produksi gabah 254.354 ton dari musim gadu dan rendengan dengan total luas areal tanam mencapai 48.322 hektar.
"Musim tanam gadu akan berlangsung April hingga September 2016 dengan target minimal produksi tiap hektar akan menghasilkan 5.264 kg gabah petani," kata Sabirin.
Sedangkan Musim tanam rendengan sebutnya, akan berlangsung pada Oktober 2016 hingga Maret 2017 dengan luas areal tanam 297.560 hektar. Untuk mencapai target tersebut katanya, juga didukung benih unggul, ketersediaan pupuk, alsintan, air yang mencukupi, dan penyuluh pertanian.
Bupati Pidie Sarjani Abdullah yang mememimpin rapat tersebut mengharapkan, musim tanam gadu tahun ini dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan meminta petani melalui keujruen blang untuk dapat mengikuti jadwal yang telah ditetapkan.
Pekan lalu di Pendopo Bupati sebagaimana diketahui, Pemerintah setempat juga telah menandatangani pakta integritas menuju swasembada pangan 2016 dengan Kodim 0102 Pidie. Rapat yang difasilitasi Asisiten II Maddan SE tersebut dihadiri oleh Bappeda, Kepala Dinas SDA, Distannak, camat, koramil, juga tokoh masyarakat keujruen blang di Kabupaten Pidie. []
Laporan : Muhammad Isa | Pidie









Discussion about this post