MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Bocah laki-laki asal Singkil yang mederita Tumor Maksila Sinistra, Jeki Basri yang berusia 4 tahun Kini terlihat mulai membaik.
Saat ditemui oleh mediaaceh.co Jeki kini dirawat di ruang PICU Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA), sebelumnya ia bersama kedua orang tuanya dirawat di ruang Isolasi I gedung rumah sakit lama.
Saat ini kesehatan Jeki terlihat makin membaik. Tumor yang membuat pipinya membengkak besar selama ini sudah lebih mengecil.
Ayah Jekin Meman, saat ditemui mediaaceh.co 26 Januari 2016 diruangannya mengatakan, anaknya kini mulai membaik, Jeki harus menjalani kemoterapi sebanyak delapan kali agar bengkak pada mulutnya bisa mengecil.
Namun saat ini orang tua Jeki mengeluh akan biaya hidupnya selama tinggal di Banda Aceh, Meman dan istrinya Maria hanyalah seorang petani biasa di kampungnya. Soal biaya perobatan Jeki Meman menyebutkan, sudah dimudahkan berkat adanya bantuan dari BPJS.
Namun ia mempunyai kendala pada biaya hidup selama di Banda Aceh. Untuk datang ke Banda Aceh saja, ia mengaku meminjam uang dari sanak famili dan tetangga di Aceh Singkil.
“Kalau biaya kami sangat kesulitan. Biaya untuk ke sini saja kami pinjam dari tetangga dan keluarga. Pemerintah Daerah juga belum kasih bantuan apapun,” kata Meman.
Saat ini Meman hanya bersama dengan istrinya berdua menjaga Jeki di rumah sakit, Selama menjaga Jekki di Banda Aceh, mereka tidak bisa bekerja seperti biasanya dan hanya ada sedikit bantuan dari orang-orang yang peduli terhadap kondisi Jeki untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Diantaranya adalah perawat RSUZA dan komunitas Childern Cancer Care Comunity (C-Four).
“Mungkin kalau nggak ada yang bantu kemarin itu, kami sudah pulang,” kata Meman.
Ketua C-Four, Ratna Eliza menyatakan, kasihan melihat penderita kanker yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pihaknya juga sudah memberi bantuan dana kepada Meman. Namun, ia berharap pemerintah juga turut memberi perhatian kepada keluarga kurang mampu yang sedang membutuhkan bantuan.
“Sebenarnya banyak masyarakat kurang mampu yang harus diperhatikan. Banyak yang enggan berobat karena kurang biaya. Masyarakat kurang mampu butuh biaya untuk berobat dan biaya hidup,” ujarnya.[]
Baca: Terkena Penyakit Tumor, Bocah Asal Singkil Ini Tidak Punya Biaya untuk Operasi








Discussion about this post