Wakil Ketua PNA Banda Aceh Mengaku Tidak Mengetahui Adanya KLB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Wakil Ketua DPW PNA Kota Banda Aceh, H Yunieko Hariatnya alias Haji Embong menyanggah adanya pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) di Bireuen yang beberapa hari ini menjadi pemberitaan.

“Klaim adanya KLB di tubuh PNA yang bebebrapa hari ini menjadi pemberitaan menurut kami tidaklah tepat, karena kami saja yang di DPW Kota Banda Aceh tidak pernah mendapat pemberitahuan dari DPP akan dilaksanakan KLB,” kata Haji Embong dalam siaran pers yang diterima mesiaaceh.co, Senin 16 September 2019.

Menurutnya, dalam Anggaran Dasar Pasal 57 ayat (5) disebutkan bahwa Dewan Pimpinan Pusat sebagai penyelenggara Kongres dan Kongres Luar Biasa, dalam hal ini DPP tidak pernah melaksanakan KLB.

Baca Juga  Irwandi Berhentikan Wak Tar dan Falevi Kirani dari Kepengurusan PNA

“Kami tidak pernah mendapat undangan atau pemberitahuan akan dilaksanakan kongres luar biasa oleh DPP, kalau yang di laksanakan di Bireun itu menurut saya tidak bisa diklaim karena legitimasi yuridis dan politisnya tidak sesuai dengan AD/ART PNA,” ujar Haji Embong.

Haji Embong mengajak kepada kader dan pengurus PNA di seluruh Aceh agar tertib terhadap aturan organisasi, khsusunya aturan yang audah ditetapkan dalam AD/ ART dan Keputusan Partai lainnya.

Menurutnya, konsolidasi untuk semakin memperkuat partai ke depan akan semakin berat dengan kepercayaan rakyat Aceh yang telah memberikan PNA tambahan kursi baik di DPRA maupun DPRK. Oleh karena itu Haji Embong mengajak agar periode ini kader dan pengurus PNA semakin memperkuat silaturahmi dan memperjuangkan aspirasi Rakyat.

Baca Juga  Zaini Djalil: Nasdem dan Partai Aceh Bersatu untuk Aceh

“Kami menghimbau kepada seluruh kader PNA dan kawan-kawan pengurus partai agar merapatkan barisan, memperkuat konsolidasi internal partai, memperkuat silaturahmi fokus pada perjuangan aspirasi rakyat sebagaimana yang telah kita sampaikan pada saat kampanye lalu. Ini merupakan momentum peningkatan kepercayaan rakyat Aceh dengan memberikan tambahan kursi baik di DPRA dan DPRK kita jadikan sebagai modal untuk lebih membesarkan PNA ke depan,” pungkas Haji Embong.[]