Pospera: DPRK Sabang Jangan Jadi Legislatif Layee dan Tuwo Droe

MEDIAACEH.CO, Sabang – 20 anggota DPRK Sabang diambil sumpah dan dilantik sebagai anggota periode 2019-2024. Hal ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk menggantungkan harapan kepada para wakil rakyat tersebut.

Setelah melewati proses pemilihan dan penetapan dengan berbagai dinamikanya, maka di sini dituntut kedewasaan para anggota legislatif agar mampu memprioritaskan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi serta golongan/partai. Aleg harus mampu menjaga integritas diri dengan menunjukkan sikap dan kinerja yang baik kepada masyarakat sabang.

“Kita dari POSPERA Sabang sangat berharap agar anggota legislatif yang baru terpilih dan dilantik supaya bek tuwo droe (tidak lupa diri), mereka harus sadar betul bahwa mereka adalah wakil rakyat yang diamanahkan untuk menjadi penyambung lidah aspirasi masyarakat sabang, bukan menjadi sekedar petugas partai apalagi menjadi parasit bagi rakyat,” kata Ketua DPC Pospera Sabang, Putra Rizki Pratama, Senin 2 September 2019.

Baca Juga  Polemik OSO dan KPU, 136 Anggota DPD Terancam Tidak Sah Saat Terpilih

Ia mengatakan, komposisi DPRK Sabang didominasi oleh Partai Aceh yang ketua partainya juga sedang menduduki posisi di eksekutif. Maka kondisi ini jangan sampai menjadikan DPRK Sabang kehilangan taring sehingga menjadi legislatif layee (layu/lemah-red), yang tidak mampu menjalankan peran dan fungsinya secara optimal.

“Anggota legislatif Sabang ke depan harus mampu menjalankan tugas dan fungsi dengan maksimal dalam hal pengawasan. Karena masih banyak program-program yang perlu dikawal agar benar-benar dapat bermanfaat secara langsung kepada masyarakat, begitupula dalam peningkatan pelayanan publik tentu akan semakin baik jika fungsi pengawasan ini dilakukan dengan optimal.”

Sama halnya dengan fungsi pengawasan maka fungsi legislasi, fungsi budgeting dan juga fungsi advokasi tidak boleh luput dari tugas para anggota legislatif nantinya.

Baca Juga  Soal Jatah Menteri dari Prabowo, AHY: Belum Urgen untuk Dibahas

“Di sini dituntut kemampuan menjaga komunikasi politik yang baik antar sesama anggota legislatif khususnya yang berbeda warna partai, yang mayoritas Bek Tuwo Dro, yang minoritas jangan sampai Layee.”

Agar baik, kata Putra Rizki, legislatif dan eksekutif mampu menjaga amanah masyarakat Sabang dengan baik dan menjadikan Kota Sabang semakin berkembang dan menuju kesejahteraan yang diimpikan semua orang. Yang terpenting anggota legislatif harus berani membuka diri dan bersinergi dengan semua pihak.