Jelang Idul Adha, Aceh Timur Krisis Bahan Bakar dan Gas LPG

MEDIAACEH.CO, Aceh Timur – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1430 Hijriah, Aceh Timur krisis Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya premium (bensin) dan Gas Elpiji 3 Kilo Gram, Sabtu 10 Agustus 2019.

Juliadi (34), warga Kota Idi mengatakan, seharusnya pemerintah memahami menjelang hari raya Islam, kebutuhan masyarakat semakin meningkat, mulai dari bahan sembako hingga gas serta minyak bensin.

“Tapi kita lihat semakin dekatnya hari raya, gas Elpiji 3Kg semakin sulit didapat dari tempat distribusi, begitu pula dengan minyak bensin, setiap kita ke SPBU selalu ditulis “premium kosong” sama halnya dengan Gas melon setiap kita mau ke tempat distribusi selalu habis,” kata Juliadi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Faisal (28), warga Idi, saat ini Aceh Timur sedang puncaknya dilanda krisis minyak premium dan gas 3kg, padahal jika dilihat historica Aceh Timur adalah sebuah Kabupaten sudah berdiri lama bahkan lebih lama dari kabupaten dan kota tetangganya seperti Langsa, dan Aceh Tamiang yang jarang terjadinya kelangkaan minyak dan gas.

Baca Juga  Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Pemerintah Aceh Sidak Pangkalan Gas

Kondisi semakin diperparah dengan adanya permainan oknum-oknum distribusi gas di Aceh Timur yang menjual gas kepada pedagang eceran secara sembunyi-sembunyi dengan harga lebih mahal yang dijual kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat yang membeli harus bawa Kartu Keluarga (KK) dan itupun dikasih cuman satu, sedangkan yang dijual kepada pedagang eceran yang menggunakan mobil dan becak itu harus pakai apa? Akibatnya, setiap masyarakat yang mau membeli gas selalu kosong, seharusnya Dinas Disperindag Aceh Timur melakukan razia terhadap distribusi gas di Aceh Timur. Jangan tutup mata terhadap kesengsaraan masyarakat, atau jangan-jangan?” ujar Faisal.

Ia menjelaskan, di Kota Langsa jarang sekali terjadi kelangkaan minyak premium, dan begitu pula dengan gas 3kg.

Baca Juga  Aceh Ikut Meriahkan Pameran Deep Extreme Indonesia (DXI) ke-13 di Jakarta

“Contohnya di SPBU Alue Dua, dan SPBU Kota Langsa, apa Aceh Timur sengaja dikesampingkan oleh pemerintah atau bagaimana, seharusnya pemerintah daerah “ bek teungeut,” Kata Faisal.

Menurut Faisal, kalau pemerintah tidak merespon pihaknya akan membuat surat kepada PLT Gubernur Aceh, karena jika didiamkan semakin lama seperti ini, kondisi masyarakat di Aceh Timur semakin sengsara.