Fraksi PA Minta Kapolda Usut Tuntas Pemukulan Ketua Komisi I DPRA oleh Oknum Polisi

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian dalam proses penanganan aksi mahasiswa di depan gedung DPR Aceh.

“Pemukulan yang dilakukan kepada teman kami, Tgk Azhari Cage jelas-jelas terekam dalam video, yang kemudian viral di sejumlah media,” kata Iskandar dalam konferensi Pers untuk menyikapi kisruh demonstrasi mahasiswa yang berujung pemukulan terhadap Ketua Komisi I DPRA, Jumat 16 Agustus 2019.

Iskandar mengatakan, video pengeroyokan ketua Komisi I DPRA oleh oknum polisi beredar luas di media sosial, bahkan terlihat jelas ada oknum polisi sedang memukul Azhari Cage.

“Hal ini menandakan apa yang disampaikan Kapolresta Banda Aceh bahwa tidak ada pemukulan terhadap Azhari Cage tidak benar,” kata Iskandar.

Baca Juga  Soal Debat Capres, TKN Jokowi Minta Waktu Diperpanjang

Selain itu, pihaknya juga sudah menyerahkan video pemukulan tersebut kepada penyidik dari Polda Aceh. “Beberapa staf DPR Aceh juga sudah dimintai keterangan untuk proses tindak lanjut laporan saudara Azhari Cage.”

“Kami dari seluruh Fraksi di DPR Aceh meminta Kapolda Aceh untuk menindak dan mengusut secara tuntas oknum-oknum kepolisian yang bertindak di luar prosedur penanganan aksi demonstrasi yang berakibat pemukulan terhadap Azhari Cage dan Mahasiswa,” kata Iskandar.

Sebelumnya diberitakan, aksi unjuk rasa yang diikuti oleh puluhan mahasiswa dari beberapa kampus di Aceh berlangsung di Gedung DPR Aceh, Kamis 15 Agustus 2019, berakhir ricuh dan sejumlah mahasiswa turut diamankan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga  Sebelum Meninggal, Mando Gapi Alami Sesak Napas dan Darah Tinggi

Demo yang digelar bertepatan dengan peringatan 14 tahun Aceh damai tersebut menuntut agar isi perjanjian damai direalisasi. Salah satunya adalah masalah bendera dan lambang Aceh.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa sempat mencoba mengganti bendera merah putih dengan bintang bulan. Namun dicegah oleh pihak keamanan sehingga terjadi gesekan hingga berakhir ricuh.

Salah seorang anggota DPR Aceh, Azhari Cage, turut menjadi korban saat kerusuhan tersebut terjadi. Politisi Partai Aceh tersebut diduga dikeroyok oleh sejumlah oknum polisi saat kejadian.