Abdya Miliki Panti Rehabilitasi Narkoba

MEDIAACEH.CO, Abdya – Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kini sudah miliki Panti Rehabilitasi Narkoba Yayasan Pintu Hijrah (Sirah). Panti ini terletak di SDN Kedai Susoh, Kecamatan Susoh.

Panti ini resmi diluncurkan oleh Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Waka Polres Abdya, Kompol Ahzan SIK, perwakilan Kodim 0110/Abdya, para kepala SKPK terkait, RAPI, Tagana, imum mukim, para camat, para geuchik, dan undangan lainnya, Senin 19 Agustus 2019.

Ketua Yayasan Pintu Hijrah Aceh, Dedy Saputra mengatakan bahwa hadirnya yayasan adalah untuk menyelamatkan generasi bangsa yang kecanduan terhadap narkoba.

“Narkoba merupakan bencana nasional, apalagi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyebutkan persoalan tersebut merupakan persoalan darurat yang harus segera diatasi secara bersama-sama,” kata Dedy Saputra.

Baca Juga  M@PPA: Tim Kajian MoU dan UUPA Tidak Ada Manfaat

Menurutnya, persoalan narkotika terus merambah negara kita, sehingga presiden menyebutnya negara ini mengalami darurat narkoba dan bencana nasional. Katanya, setiap hari penanganan terhadap kasus ini terus digalakkan, tapi mafianya juga semakin hari semakin menang dalam berbagai hal.

“Apalagi korban berjatuhan setiap harinya tanpa mengenal kasta,” ujarnya.

Sejak 2016 lalu pihaknya terus melakukan rehabilitasi sosial, bahkan sudah melayani generasi bangsa mulai dari berbagai kalangan, baik dari kalangan dayah, jajaran kepolisian, geuchik, anak pejabat bahkan anak-anak orang miskin.

Persoalan sekompleks ini, menurutnya, tidak mungkin dicegah hanya dengan hadir yayasan ini semata, tapi masalah ini akan selesai jika semua elemen masyarakat bekerja sama dan bersinergi dalam menjalankan program rehabilitasi tersebut.

Baca Juga  Tinjau Abrasi, Wabup Abdya:Segera Kita Surati Provinsi dan Pusat

“Konsep yang dilakukan oleh Pintu Hijrah ini adalah merehabilitasi para pecandu, para pengguna yang negara menyebutnya sebagai korban dengan cara-cara Islam sesuai dengan landasan dalam Alquran,” paparnya.

Wabup Abdya mengaku tidak mengharapkan adanya pasien yang direhab di panti ini. Karena menurutnya penyalahgunaan narkotika harus benar-benar terberantas di Abdya, untuk itu Muslizar mengajak semua elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga dan mengawasi setiap aktivitas negatif para pemuda dan kalangan lainnya.

“Tentu kita tidak mengharapkan adanya pasien yang direhab disini. Tapi apalah daya kasus narkotika di Abdya sudah sering kita dengar dan lihat ditangani oleh pihak kepolisian kita. Namun, ini mesti kita berantas,” kata Wabup.