TNI AU dan Kementerian PUPR Bahas Pengalihan Tanah Paskhas untuk Tol Banda Aceh-Sigli

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh– TNI AU dan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar pertemuan terkait pengalihan status tanah Lanud Sultan Iskandar Muda untuk pembangunan Markas Batalyon Komando Paskhas yang terkena rencana pembangunan Proyek Strategis Nasional ruas jalan tol Sigli – Banda Aceh, Kamis 11 Juli 2019.

Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H., S.Sos, beberapa status lahan TNI AU telah  digunakan sebagai ruas jalan tol dimana luas tanah sekitar 45.000M2 yang berada di Jalan Blang Bintang-Krueng Raya, Desa Data Makmur, Blang Bintang Aceh Besar terkena rencana penggunaan lahan seluas kurang lebih 4.147M2.

“Besar harapan kami, kedatangan bapak-bapak sekalian dapat menemukan solusi terbaik, karena tentunya kami mendukung program pemerintah dalam pembangunan jalan tol ini,” ujar Danlanud Sultan Iskandar Muda.

Baca Juga  GeRAK: Tata Kelola dan Moratorium Tambang Harus Dilanjutkan

“Karena lahan tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung tugas pokok TNI AU yang rencana kedepannya dibangun Markas Batalyon Komando Paskhas untuk pengamanan aset dan pangkalan serta menjaga keutuhan wilayah di ujung barat NKRI,” ujarnya lagi.

Aslog Kaskoopsau I Kolonel Tek Susanto mengatakan, kedatangan tim beserta rombongan sebagai bentuk tindaklanjut perintah Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., terkait rencana penggunaan aset TNI AU untuk digunakan sebagai ruas jalan tol Sigli-Banda Aceh.

“Perlu adanya pembicaraan dan koordinasi yang baik pihak terkait agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari, karena pada dasarnya TNI AU sangat mendukung program pemerintah,” katanya.

Tendi Hardianto dari Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR berterima kasih atas sambutan pihak TNI AU dalam memfasilitasi tatap muka untuk berkomunikasi, koordinasi sehingga menemukan win-win solution dalam penggunaan tanah TNI AU untuk proyek pembangunan ruas jalan tol Sigli-Banda Aceh.

Baca Juga  Miliki Sabu, Polisi Tangkap Tiga Pria di Aceh Utara

“Tentunya kita bersama-sama untuk mewujudkan program pemerintah dengan berkoordinasi secara prosedural dalam mengatasi permasalahan penggunaan tanah ini, dengan harapan tatap muka ini dapat memberikan masukan kepada pimpinan untuk menentukan kebijakan kedepannya,” katanya.