Terus Berbenah, RSU-TP Abdya Salah Satu Rumah Sakit yang Tidak Turun Kelas

MEDIAACEH.CO, Abdya – Hasil pemantauan (review) yang dilakukan oleh Kemenkes RI sejak awal Januari 2019 lalu, menemukan ada setidaknya 21 rumah sakit di Aceh yang tidak sesuai kelasnya dengan yang ada saat sekarang ini sehingga direkomendasikan turun kelas. Baik rumah sakit milik pemerintah maupun suasta.

Data yang diperoleh mediaaceh.co, adapun rumah sakit yang turun kelas ini meliputi RSUD Simeulue, Kabupaten Simeulue (dari C ke D), RSUD Aceh Singkil (dari C ke D), RSUD Yulidin Away Aceh Selatan (dari B ke C), RSU Nurul Hasanah Kutacane Aceh Tenggara (dari C ke D), RSU Pertamina Rantau Kabupaten Aceh Tamiang (dari ke D ke D*), RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur dr (dari C ke D), RSUD Alaidin Said Maulana Abdul Aceh Timur (dari C ke D), serta RSU Graha Bunda Aceh Timur (dari C ke D).

Selanjutnya RSUD Fandika Aceh Tengah (dari D ke D*), RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Aceh Barat (dari B ke C), RSU Montella Meulaboh (dari D ke D*), RSU Harapan Sehat (dari D ke D*), RSUD Mufid Pidie (dari D ke D*), RSU Citra Husada (dari D ke D*), RSUD dr Fauziah Bireuen (dari B ke C), RSU Bunda Kota Lhokseumawe (dari C ke D), RSU PMI Cabang Aceh Utara (dari C ke D), RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya (dari C ke D), RSU Tk II Iskandar Muda Banda Aceh (dari B ke C), RS Jiwa Banda Aceh (dari A ke B), dan Rumah Sakit Bhayangkara Banda Aceh (dari C ke D).

Baca Juga  Generasi Milenial Harus Waspadai Hipertensi

Dari 21 rumah sakit itu, patut disyukuri Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSU-TP) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tidak termasuk rumah sakit yang turun kelas. Ini didapat tentu tidak terlepas dari semangat dan tangan manis dari pemerintah Abdya dibawah kepemimpinan bupati-wakil bupati kabupaten itu, Akmal Ibrahim – Muslizar.MT.

Tidak bisa dipungkiri, memantau dan terus mengenjot agar pelayanan rumah sakit terus diperbaiki rutin dilakukan oleh bupati dan wakil bupati kabupaten ini. Dari tahun ke tahun, rumah sakit terbesar di Abdya ini terus berbenah dan itu membuahkan hasil yakni tidak turun kelas seperti 21 rumah sakit lainnya di Aceh.

Bupati Akmal Ibrahim, melalui akun Facebooknya mengungkapkan, disaat hampir seluruh rumah sakit di Aceh turun kelas satu tingkat. Dan salah satu yang mampu bertahan itu adalah RSUTP Abdya.

Baca Juga  Obat HIV akan Segera Ditemukan

“Lepas dari berbagai kritikan selama ini, bertahan di kelas C plus bintang tiga, juga adalah sebuah prestasi yang baik. Kalau selama ini kalian kritik karena berbagai kekurangannya, ya wajarlah karena dia memang harus terus berbenah,” tulisnya, Jumat 19 Juli 2019.

“Tapi kalau mereka dengan gigih menjaga kualitas hingga tetap bertahan di kelasnya, di saat hampir semua rumah sakit lain turun kelas, sebaiknya kalian puji jugalah. Tujuannya biar kita terlihat fair, sekaligus untuk menaikkan semangat teman-teman di RSUTP Abdya yang sudah bekerja keras,” tulisnya.

Wabup Muslizar yang ditemui mediaaceh.co beberapa waktu lalu mengaku bersyukur dan akan terus memingkatkan pelayanan RSU-TP Abdya.”Tentu sangat bersyukur dan kita akan terus berbenah sehingga kedepan lebih baik lagi,” ucapnya.[]