KIP Aceh Utara Tunda Rapat Pleno Penetapan Anggota Dewan Terpilih

Rapat pleno terbuka penetapan perhitungan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih anggota DPRK pada Pemilu 2019 | Foto: Zulkifli Anwar - mediaaceh.co

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara menunda pelaksanaan rapat pleno terbuka penetapan perhitungan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih anggota DPRK pada Pemilu 2019.

Pasalnya, hingga, Rabu 3 Juli 2019, KIP Aceh Utara belum menerima surat dari KPU RI, bahwa di Kabupaten Aceh Utara tidak ada permohonan gugatan perselisihan akhir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kegiatan seremonial rapat pleno tersebut digelar di kantor KIP setempat yang berada di Gampong Alue Mudem, Kecamatan Lhoksukon. Turut hadir di lokasi Ketua Panwaslu Aceh Utara Yusriadi, Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A Jalil atau Ayah Wa, perwakilan Polres Aceh Utara, perwakilan Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Kapolsek Lhoksukon Iptu Yussyah Riandi, dan lainnya.

Baca Juga  Belajar dari Perempuan Lereng Merapi Menolak Politik Uang

Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar kepada mediaaceh.co di lokasi menyebutkan, hari ini pihaknya hanya melaksanakan acara seremonial rapat pleno terbuka penetapan perhitungan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih anggota DPRK pada Pemilu 2019.

“Untuk penetapannya kita tunda. Karena dalam proses penetapan ini kita juga harus mendapatkan surat dari KPU RI bahwa di Aceh Utara tidak ada permohonan perselisihan akhir. Secara aturan dan mekanismenya seperti itu. Kita masih menunggu, karena proses kita paling lama tanpa ada perselisihan akhir itu tiga hari sejak proses register pada 1 Juli 2019. Jadi, tiga hari setelah itu,” kata Zulfikar.

“Rapat pleno ini merupakan tahapan akhir dari proses Pemilihan Legislatif pada Pemilu 2019. Nanti, saat rapat pleno penetapan dilakukan, mungkin tidak ada lagi seremonial, tapi langsung ke rapat plenonya,” tambahnya.

Baca Juga  Prabowo Batal ke Aceh