Harga Kelapa Sawit Anjlok di Aceh, Gapki Minta Pemerintah Carikan Solusi

Kelapa Sawit. | Foto: SINDOnews.com

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Ketua Cabang Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Aceh, Sabri Basyah meminta Pemerintah Aceh dan pihak terkait lainnya di provinsi setempat untuk mencarikan solusi terkait anjloknya harga sawit ditingkat petani.

“Pemeritah bersama pihak terkait harus mencarikan solusi agar harga sawit di tingkat petani tidak merosot,” kata Sabri usai seminar “Pengembangan Industri Kelapa Sawit Menuju Kemandirian Energi” di Hotel The Pade, Lampeuneurut, Aceh Besar, Rabu, 17 Juli 2019 kemarin.

Asosiasi GAPKI Cabang Aceh kata dia, terus berkoordinasi dengan para pihak dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Aceh agar harga sawit yang dibeli pada tingkat petani tidak terlalu rendah.

“Harga sawit sebulan terkahir di Aceh dan Indonesia secara umum cukup memprihatinkan. Sebenarnya, harga sawit di tingkat PKS itu di atas Rp1.000/ kilogram, dan harga di tingkat petani anjlok karena ulah agen,” ungkap dia.

Baca Juga  Mualem: Plt Gubernur Jangan Adu Domba Kadin Aceh!

Menurut dia, ekspor minyak sawit Aceh dan Indonesia secara umum mulai tergerus karena dampak dari regulasi beberapa negara tujuan utama ekspor minyak sawit.

Catatan GAPKI pada April 2019 ekspor minyak sawit Indonesia secara total (CPO dan turunan, olechemical dan biodiesel) mengalami penurunan 18 persen dibandingkan total ekspor pada Maret lalu, atau dari 2,96 juta ton menurun menjadi 2,44 juta ton,” jelas Sabri.

Kemudian pada bulan Mei kinerja ekspor mulai merangkak naik tetapi masih dibawah ekspektasi. Pada Mei 2019 total ekspor minyak sawit Indonesia mencapai 2,79 juta ton atau naik 14% dibandingkan dengan total ekspor pada bulan sebelumnya.

Sementara itu total ekspor khusus CPO dan turunannya (tidak termasuk oleochemical dan biodiesel) pada April 2019 mencatatkan penurunan 27 persen atau dari 2,76 juta ton di Maret menurun menjadi 2,01 juta ton di April.

Baca Juga  Ubah Struktur Manajemen, Carota Kini Menambah Layanan Jasa

Ketua PWI Aceh Tarmilin Usmas dalam sambutannya mengajak teman-teman media untuk memberitakan yang benar dan sesuai yang terjadi dilapangan agar petani sawit bisa memperoleh keuntungan dari pemberitaan tersebut.

“Harga sawit sebulan terakhir Rp400-600 rupiah ditingkat petani. Harga tersebut sangat rendah dan merugikan petani kelapa sawit. Semoga diskusi ini memberikan solusi terkait anjloknya harga jual sawit di Aceh,” harap Tarmilin.[]

Sumber: aceh.antaranews.com