Hadapi MEA dan Globalisasi, Perlu Peningkatan SDM Aceh

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Plt Sekda Aceh, Ir Helvizar MSi mengatakan, memasuki perputaran era globalisasi, semakin menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) untuk semakin terampil menghadapi segala perkembangan dan persaingan, maka dari itu, hanya individu-individu yang kreatif dan punya skill di bidangnya yang dapat memenangkan persaingan.

Hal ini disampaikan Plt Sekda Aceh dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Dr Mahyuzar MSi saat menutup Pelatihan Bahasa Inggris dan Mandarin untuk Tes Akademik atau Training for Academic Purpose Test (LTAPT) Gelombang I di aula BPDSM Aceh, Jumat 19 Juli 2019.

Mahyuzar mengatakan, pelatihan bahasa perlu dilakukan untuk membangun kemandirian dan daya saing, serta meningkatkan kemampuan akademik bahasa asing, yaitu bahasa Inggris dan Mandarin. Selain itu, juga sebagai salah satu syarat dalam melamar beasiswa dan prasyarat masuk universitas tinggi terkemuka di dunia.

Baca Juga  Akademi Dakwah Indonesia Provinsi Aceh Gelar Pelatihan Public Speaking

“Karena itu saya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta, saya yakin dan percaya dengan pembekalan yang diperoleh melalui program ini, dapat meningkatkan kemampuan putra-putri Aceh untuk melanjutkan pendidikannya ke universitas terkemuka nasional dan internasional.”

Ia menambahkan, peningkatan SDM ini menjadi hal yang tidak bisa ditawar dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan era globalisasi.

Selain itu, ia berharap agar peserta memiliki daya saing dalam mendapatkan beasiswa nasional maupun internasional, serta dapat menjadi agen-agen budaya mempromosikan budaya Aceh di kancah internasional.

“Kami mengimbau kepada saudara-saudara agar berusaha keras dalam meningkatkan daya saing dalam menghadapi tantangan masa depan yang lebih baik.”

Selain itu, ia juga mengapresiasi kepada tenaga pengajar dan panitia, yang telah mengerahkan segenap pikiran, waktu, tenaga, sehingga program ini sukses.

Baca Juga  Kominfo: Prostitusi Online Paling Banyak di Twitter