DPR Aceh Minta Bangunan Asrama Haji yang Terbengkalai Diperjelas Status Hukum

Iskandar Usman Al-Farlaky, Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA.

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Anggota DPR Aceh Iskandar Usman Al-Farlaky meminta persoalan gedung Asrama Haji Aceh yang terbengkalai segera diperjelas status hukumnya agar bangunan yang telah dibangun sejak 2013 itu bisa dilanjutkan pembangunannya.

Hingga saat ini, bangunan yang bersumber dari APBN tersebut terbengkalai. Dinding bangunan juga telah berlumut.

Pantauan awak media, bangunan yang lokasinya di dekat Kantor Administrasi Asrama Haji Embarkasi Aceh itu diperkirakan baru selesai 60 persen.

“Kita dari DPR Aceh meminta ini diselesaikan secepat mungkin dan statusnya ini diperjelas. Apakah gedung ini bisa dilanjutkan pembangunannya atau tidak. Jika tidak diperjelas maka ini akan terbengkalai dan bangunan ini tidak bisa dimanfaatkan karena status hukum belum kelar,” ujar Al-Farlaky.

Baca Juga  DPD Demokrat Kalbar Dukung AHY Maju Capres 2024

Politisi Partai Aceh ini juga mendesak Kemenag Aceh untuk aktif melakukan berbagai upaya seperti berkoordinasi dengan Kemenag RI dan lembaga hukum agar persoalan ini tidak berlarut.

“Karena jangan sampai persoalan ini terdampak pada penanganan jamaah haji Aceh,” ujarnya.

Sejauh ini, Al Farlaky mengatakan, pihaknya belum menerima laporan resmi dari Kemenag Aceh terkait persoalan ini.

“Kami belum menerima laporan resmi dari Kemenag kita baru baca di media massa. Kalaupun persoalan ini untuk diselesaikan secepat mungkin kami akan dorong komisi 7 untuk duduk bersama kemenag Aceh. Nanti kita akan dengar perkembangan dari Kemenag Aceh ujarnya.

Gedung ini merupakan revitalisasi Asrama Haji Aceh yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama RI.

Baca Juga  Perlu Ada Qanun yang Mengatur Perlindungan Satwa di Aceh

Bangunan itu bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 10 miliar tahun 2013 pada saat Kemenag Aceh dipimpin Ibnu Sa’dan.

Pengucuran dana SBSN itu diperuntukan pertama kali untuk lima Asrama Haji Embarkasi Se Indonesia, Asrama Haji Aceh termasuk salah satunya. Namun, sejak 2013, pembangunan gedung hingga kini belum dilanjutkan.[Parlementaria]