BNN Ungkap Aset Rp 5 Milyar dari Kasus Penyelundupan Sabu di Aceh

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh- Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap aset Rp 5 milyar dari tindak pidana pencucian uang (TPPU) kasus penyelundupan 74 kilogram sabu-sabu dari Malaysia di kabupaten Asahan, Sumatera Utara dan Aceh Tamiang, Aceh, Selasa 2 Juli 2019.

Karo Humas BNN, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo mengatakan, aset ini diduga milik tersangka TA (50 tahun) warga Tanjung Balai, Sumatera Utara yang diamankan BNN Rabu 3 Juli 2019 setelah sehari sebelumnya BNN mengamankan 7 tersangka lainnya.

“Modus operandinya, narkoba disembunyikan di dalam ban mobil dan melakukan transaksi narkoba di tengah perairan,” ujarnya.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan ini diduga memiliki tabungan sebesar Rp 2,5 milyar, 6 unit mobil dan 4 unit rumah. Jika ditotalkan, bernilai Rp 5 milyar.

Baca Juga  Menpan RB dan Bupati Aceh Besar Tandatangani Mal Pelayanan Publik

“Aset ini diduga merupakan hasil bisnis narkoba yang dilakukan TA dengan sindikat narkoba jaringan internasional,” ujar Sulistyo.

Saat ini, BNN masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap dan mengamankan jaringan sindikat narkoba yang terlibat dalam kasus ini.

“BNN juga terus berupaya untuk mengungkap kasus TPPU dari setiap kasus narkotika yang berhasil diungkap, guna memiskinkan bandar sehingga tidak dapat lagi berbisnis narkoba saat mendekam di balik jeruji besi,” ujarnya.