504 Tuha Peut di Lhoksukon Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Gampong

Bimtek Tuha Peut di Lhokseumawe. | Foto: Istimewa

MEDIAACEH.CO, Lhokseumawe – Sebanyak 504 tuha peut dari 72 gampong mengikuti pelatihan bimbingan teknis peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa yang digelar oleh Forum Geuchik Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Kegiatan yang bekerja sama dengan lembaga Pusat Pendidikan dan Pelatihan Managemen Aparatur Pemerintahan (P3MAP) itu dilaksanakan di Kota Lhokseumawe.

Ketua Forum Geuchik Kecamatan Lhoksukon, M Yusuf, melalui anggota forum, Iskandar kepada mediaaceh.co, Kamis, 4 Juli 2019, menyebutkan, bimtek tersebut dilaksanakan secara bertahap, yaitu tahap I dan II yang dilaksanakan di Hotel Dian, tahap III di Lido Graha Hotel, tahap IV di Hotel Diana, dan tahap V di Hotel Rajawali.

“Tahap I, II, III, dan IV, masing-masing diikuti tuha peut dari 15 gampong, sementara pada tahap V hanya 12 gampong karena tiga gampong lainnya tidak ikut, yaitu Gampong Dayah LT, Alue Itam Baroh dan Buket Sentang.Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 25 Juni 2019 lalu, hari ini (Kamis) sudah memasuki tahap V,” ujar Iskandar.

Baca Juga  NasDem Berangkatkan Umrah 93 Ulama Aceh

Tambahnya, “Total peserta 504 orang, masing-masing 7 tuha peut dari 72 gampong, sementara di Lhoksukon terdapat 75 gampong. Kegiatan itu kita laksanakan dengan anggaran dana desa.”

Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari Kemendagri, sementara pada pembukaan awal dilakukan oleh Asisten I Dayan Albar yang mewakili Bupati Aceh Utara. Turut diundang Muspika Kecamatan Lhoksukon.

Kata Iskandar, bimtek itu dilaksanakan berdasarkan Qanun Kabupaten Aceh Utara no 4 tahun 2009 tentang Pemerintahan Gampong. “Kami merasa bimtek ini perlu dilaksanakan, mengingat selama ini memang tidak pernah ada pelatihan untuk aparatur gampong, khususnya tuha peut, baik di kabupaten maupun provinsi. Ini juga sebagai upaya penambahan kapasitas ilmu dan peningkatan SDM para tuha peut. Selain itu, dengan mengetahui tupoksi masing-masing, maka kita harapkan tidak ada lagi gesekan di lapangan (gampong),” pungkas Iskandar.[]

Baca Juga  SDM, Aset Berharga Membangun Bangsa