23 Pelanggar Syariat Islam di Abdya Dicambuk di Lapas

MEDIAACEH.CO, Abdya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menugaskan sebanyak 4 algojo untuk bertugas memberikan hukuman cambuk terhadap sebanyak 23 pelanggar syariah di kabupaten itu.

Proses cambuk terhadap 23 pelanggar syariah ini terdata sejak tiga tahun terakhir atau sejak tahun 2017. Eksekusi untuk terdakwa ini baru dilakukan ditahun ini di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Blangpidie kawasan Kecamatan Setia. Proses cambuk dilakukan mulai pagi hingga sore hari, Jumat 19 Juli 2019.

Eksekusi untuk para pelanggar syariah ini mendapatkan perhatian dari ratusan warga Kabupaten itu. Masyarakat terlihat tumpah ruah ke lokasi untuk menyaksikan proses cambuk ini. Setiap kali algojo mengayunkan rotannya, sebagian warga tampak berteriak.

Baca Juga  Jaringan 4G Indosat Ooredoo Kini Sudah Hadir di 21 Kabupaten/Kota di Aceh

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Abdya, Abdul Khadir dalam kesempatan ini mengatakan bahwa eksekusi cambuk ini bukanlah pembalasan dendam, akan tetapi harus mengambil hikmah baik bagi sipelaku maupun yang menyaksikan dan mengetahui eksekusi ini.

“Harus ambil hikmahnya setelah ini. Ini bukan balas dendam, ini supaya kejadian ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang,” kata Kajari.

Dijelaskan, jumblah cambuk bagi 23 terpidana ini berbeda-beda paling sedikit dua kali dan tertinggi 177 kali, ini setelah pemotongan.”Para terpidana itu melanggar Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 Tentang Jinayat dengan pasar yang berbeda,”katanya.

Sementara Wabup Abdya Muslizar berharap kepada para terdakwa agar menjadikan hukuman itu sebagai pelajaran berharga menjadi yang pertama dan terakhir terjadi Abdya.

Baca Juga  Penerapan UU Baru, LGBT di Brunei Terancam Dirajam Sampai Mati

“Jadikan pelajaran, kedepan jangan ulangi lagi,” harapnya.[]