Mualem Wacanakan Referendum, Ini Kata Sandiaga Uno

Puluhan lembar bendera bintang bulan ikut ramaikan kampanye Akbar Partai Aceh Kabupaten Aceh Utara di lapangan Landing, Lhoksukon Aceh Utara, Kamis 11 April 2019. | Foto: mediaaceh.co/Yon Musa

MEDIAACEH.CO, Jakarta — Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno angkat bicara soal munculnya wacana jajak pendapat atau referendum Aceh yang dilontarkan mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Pendapat saya tegas, Aceh adalah bagian dari Indonesia. Tentunya kita hormati kerisauan masyarakat Aceh, tetapi harus berdialog. Jangan benturkan, mari merangkul karena Aceh bagian dari bingkai NKRI,” katanya, Kamis 30 Mei 2019.

Dia menuturkan selama berkampanye di Negeri Serambi Mekah, para pejuang demokrasi sudah final untuk memastikan persatuan Indonesia.

Meski demikian, dia tak menampik bahwa banyak kekecewaan yang muncul dari warga Naggoe Aceh Darussalam sendiri. Pemerintah dan semua pihak harus bisa mencari jalan keluar sekaligus menahan diri.

Baca Juga  Warga Desa Blang Keumahang Hadang Kendaraan Medco E&P Malaka

“Menurut saya, jangan kita ambil pernyataan di luar proporsinya. Kita harus berdialog. Saya sangat yakin bahwa NKRI sudah harga mati. Kita pastikan persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Ketua DPA Partai Aceh (PA) Muzakir Manaf (Mualem) soal permintaanya agar Aceh segera melakukan referendum.

Pernyataan itu disampaikan Mualem dalam sambutan buka puasa bersama sekaligus peringatan ke-9 tahun (3 Juni 2010-3 Juni 2019), wafatnya Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk Muhammad Hasan Ditiro di Banda Aceh, Senin 27 Mei 2019 silam.[]

Sumber: Bisnis.com