Haji Uma Tertinggi, Ini 4 Caleg DPD RI dengan Perolehan Suara Terbanyak di Aceh

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh- Sudirman yang akrab disapa Haji Uma memimpin perolehan suara pemilihan anggota DPD RI Dapil Aceh.

Haji Uma meraup 960.033 suara. Sementara itu di posisi kedua disusul Fadhil Rahmi dengan perolehan suara sebesar 227.624

Selanjutnya pada posisi ketiga ditempati Fachrul Razi dengan perolehan suara sebesar 157. 317. Posisi keempat, Abdullah Puteh dengan perolehan suara sebesar 133.367.

Hasil perolehan suara Caleg DPD RI Dapil Aceh itu telah ditetapkan KIP Aceh dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan perolehan suara pemilu 2019 di Gedung DPR Aceh, Minggu malam 12 Mei 2019.

Komisioner KIP Aceh, Munawarsyah mengatakan, KIP Aceh hanya mengesahkan perolehan suara hasil rekapitulasi di 23 kabupaten/kota. Sementara itu, 4 Caleg DPD RI dengan perolehan suara terbanyak akan ditetapkan oleh KPU.

Baca Juga  Fadhil Rahmi Dorong Perwakilan Aceh Harus Maju sebagai Pimpinan DPD RI

“Kita hanya merekapitulasi hasil perolehan suara di 23 kabupaten/kota,” ujarnya.

“Nanti akan ditetapkan oleh KPU RI berdasarkan penetapan kita pada malam ini,” ujarnya lagi.

Berikut perolehan suara Caleg DPD RI Dapil Aceh

21. Dr.Ir H. Abdullah Puteh (133.367)
22. Andri Liska (55.904)
23. H. Anwar Ahmad (78.749)
24. Bukhari My (42.265)
25. Burhanuddin Daud (47.697)
26. Fachrul Razi (157.317)
27. Tgk Fachrurrazi Hamzah (61.232)
28. Fadhil Abdullah Adam (14.449)
29. Fajran Zain (58.097)
30. Ghazali Abbas Adan (74.820)
31. Hasanuddin Darjo (123.460)
32. Irsalina Husna Azwir (109.019)
33. Iskandar (49.258)
34. Masri Gandara Marzuki (37.041)
35. M. Fadhil Rahmi (227.624)
36. M. Fakhruddin (47.524)
37. Muhammad Ali Kuba (10.222)
38. H. Mukhlis Mukthar (21.251)
39. H. Muntasir Hamid (21.617)
40. Murdani (13.833)
41. Mursalin (19.402)
42. Sudirman (960.033)
43. Tgk. T. Abdul Muthalib (19.034)
44. Tarmilin Usman (34.951)
45. H. T Bachrum Manual (28.967)
46. T. Saifullah (18.699)

Baca Juga  Angota DPD Minta Kedubes Segera Pulangkan TKI Aceh yang Diduga Disiksa Majikan di Malaysia