BNN Kerahkan 107 Personel untuk Musnahkan Ladang Ganja di Aceh Besar

MEDIAACEH.CO, Aceh Besar – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan pemusnahan ladang ganja. Ini merupakan kali ke tiga dilakukan pemusnahan ladang ganja sepanjang tahun 2019. Total ladang yang berhasil ditemukan sebanyak 4,5 hektar.

“Kali ini tim BNN berhasil mengidentifikasi keberadaan dua titik ladang ganja pada ketinggian 235 MDPL dan 205 MDPL di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Satu titik berada pada koordinat 5.496927º 95.490552º dengan luas ladang 6.800 m2, dan satu titik seluas 8.200 m2 pada koordinat 5.494171º 95.489812º”, ujar Direktur Narkotika Alami Deputi Pemberantasan BNN, Victor J. Lasut, Kamis 2 Mei 2019.

Ia menjelaskan, tinggi pohon ganja yang berhasil ditemukan cukup variatif mulai dari 30 cm sampai dengan 340 cm dengan tingkat kerapatan tanaman sekitar 1 hingga 4 batang ganja per meter persegi. Total tanaman ganja yang berhasil dibabat tim BNN sebanyak 60.000 batang.

Baca Juga  Polisi Gagalkan Pengiriman 800 Kg Ganja dari Aceh ke Jakarta

Setiap satu batang ganja dapat menghasilkan ganja basah dengan berat mencapai 253 gram, sehingga total ganja basah yang berhasil dimusnahkan diperkirakan sebanyak 15 Ton.

Kasus penanaman ganja ini didapat dari kegiatan penyelidikan yang dilakukan oleh Tim BNN.

Victor menambahkan, dibutuhkan waktu satu minggu untuk bisa mengungkap kasus penanaman ganja tersebut.

Tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Victor J Lasut melakukan penelusuran. Sebanyak 107 personel dikerahkan.

“Butuh waktu sekitar 2 jam dari Kota Banda Aceh untuk tiba di titik pendakian. Medan yang cukup berat harus dilalui dengan jarak tempuh sekitar 2 jam berjalan kaki.”

Pemusnahan ladang ganja ini buah kerjasama antara BNN dengan TNI, Polri, dan beberapa unsur masyarakat, salah satunya akademisi dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Baca Juga  Ganja Potensi Bikin Sperma Pria Lebih Banyak, Benarkah?

“Atas nama Badan Narkotika Nasional, saya ucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, Kepolisian serta unsur masyarakat atas sinergitas yang telah terjalin dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata Victor saat diwawancarai.

Victor berharap dengan dilakukannya pemusnahan ladang ganja ini, masyarakat Aceh semakin peduli bahwa hingga saat ini penanaman dan peredaran gelap ganja di larang di Indonesia. Sesuai dengan Pasal 111 ayat (2) Undang undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.