Waled Nu: Nota Kesepahaman bukan Berarti Dukungan

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh-Teungku Nuruzzahri yang akrab disapa Waled Nu ikut memberi tanggapan terkait penandatanganan nota kesepahaman antara sejumlah ulama Aceh dengan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi pada 3 April lalu.

Nota itu membahas 9 poin yang akan direalisasikan Prabowo-Sandi jika terpilih pada Pemilu 2019..

Menurut Waled Nu, nota tersebut hanya berisi kesepahaman pikiran antara ulama Aceh dan salah satu Capres-Cawapres bukan bentuk dukungan.

Namun Waled tidak mau berkomentar lebih jauh terkait persoalan itu.

Kesepahaman  itu bukan mendukung menurut saya. Namun itu hak mereka, kami tidak mau berkomentar tentang itu,” ujar Waled Nu kepada awak media, Sabtu 13 April 2019 .

Waled menjelaskan dirinya mengetahui isi nota kesepahaman tersebut melalui pemberitaan di media.

Baca Juga  Sekjen PDIP Pastikan HGU PT CA di Abdya Tidak Akan Diperpanjang

“Kami baca di koran. Kesepahaman itu hak mereka. Sejauh mana konfirmasi sama mereka,” ujarnya.

Meskipun begitu, Waled mengatakan, semua orang memiliki hak untuk menyatakan dukungan terhadap salah satu pasangan Capres-Cawapres.

“Kita meski menghargai hak orang  lain cocok sebagaimana nurani kita sendiri dalam menentukan pilihan. Pesan kami kepada masyarakat di Aceh untuk menjaga persatuan jangan sampai terkoyak karena beda pilihan,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah 200 ulama di Aceh menyatakan dukungannya untuk Capres-Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf pada Sabtu 23 Maret lalu. Deklarasi berlangsung di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh.

Pihak ulama yang diwakili Waled Nu menilai Jokowi-Ma’ruf adalah sosok yang jujur dan mampu memajukan Indonesia.

Baca Juga  Lembaga Intelijen Global Investigasi Teror di Selandia Baru

“Jadi apa salahnya masyarakat mendukung beliau,” ujar Waled Nu, 23 Maret lalu.