Surati Menteri ESDM, Plt Gubernur Aceh Cabut Rekomendasi PT EMM

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Tim percepatan penyelesaian polemik pemberian izin usaha pertambangan (IUP) kepada PT Emas Mineral Murni (EMM) yang dibentuk oleh pemerintah Aceh telah menindaklanjuti aspirasi masyarakat Aceh.

Berdasarkan kajian tim, pemerintah Aceh telah mengambil dua sikap. Pertama, pemerintah Aceh telah mencabut rekomendasi Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam nomor 545/12161 tanggal 8 Juni 2006 dengan pernyataan kepada Menteri ESDM melalui surat tertanggal 18 April 2019.

Kedua, pemerintah Aceh telah menyurati Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI untuk mengevaluasi keputusan BKPM RI terkait pemberian IUP kepada PT EMM.

Terkait IUP eksploitasi emas di Aceh, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan, pihaknya menyesalkan adanya pihak yang mengeluarkan dokumen pendukung sehingga dikeluarkannya IUP pertambangan PT EMM.

Baca Juga  Polres Aceh Singkil Tangkap Empat Pria Penyalahgunaan Sabu

“Pemerintah Aceh bersama rakyat Aceh menyesalkan adanya berbagai dokumen pendukung hingga diterbitkannya IUP eksploitasi emas di Aceh oleh BKPM RI apabila dokumen tersebut tidak sesuai dengan kekhususan Aceh sebagaimana pasal 156 UUPA,” ujar Nova, Senin 22 April 2019.

Nova mengatakan, pemerintah Aceh memiliki pandangan yang sama dengan seluruh masyarakat Aceh untuk tetap melestarikan lingkungan. Dalam hal ini pemerintah Aceh menyatakan, pertambangan belum menjadi fokus pemerintah Aceh saat ini.

“Terkait tindak lanjut penyelesaian polemik IUP PT EMM semoga dengan langkah yang diambil dapat segera menuntaskan masalah ini,” ujarnya.