Sering Konsumsi Makanan Olahan, Ini Efeknya

Makanan olahan

MEDIAACEH.CO, Jakarta – Saat Anda mengunjungi pasar swalayan, Anda akan menemukan beragam produk makanan olahan dalam kemasan. Makanan olahan saat ini memang cukup diminati karena alasan kepraktisan. Akan tetapi, mengonsumsi makanan olahan terlalu sering tidaklah baik untuk Anda dan keluarga. Mengapa demikian?

Makanan olahan adalah makanan yang sudah melewati tahap proses pengolahan tertentu seperti pengeringan, pemanasan, pembekuan, pengemasan atau pengalengan. Karena itulah, kandungan nutrisi pada makanan olahan sudah berubah dan cenderung menurun.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, ada beberapa dampak negatif makanan olahan pada tubuh Anda, yaitu:

1. Hipertensi
Konsumsi makanan olahan yang terlalu banyak dapat memicu terjadinya hipertensi. Hal ini disebabkan di dalam makanan olahan mengandung garam (natrium) yang tinggi dengan tujuan pengawetan.

2. Penyakit jantung
Makanan olahan banyak mengandung lemak trans. Ini merupakan jenis lemak yang berbahaya pada tubuh karena dapat meningkatkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan kadar HDL (kolesterol baik). Jika tidak ditangani lebih lanjut akan memicu peningkatan kolesterol yang berujung pada penyakit jantung.

Baca Juga  Ukuran Penis Tidak Dipengaruhi Gaya Hidup

3. Peningkatan berat badan
Sebagian besar makanan olahan memiliki kandungan gula yang tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, tentu berat badan akan meningkat.

4. Diabetes
Makanan olahan cenderung mengandung gula dan karbohidrat yang tinggi. Kandungan tersebut meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes jika dikonsumsi secara berlebihan.

5. Sembelit
Gangguan sembelit (konstipasi) mudah terjadi saat mengonsumsi makanan olahan. Makanan ini tidak memiliki kandungan serat yang cukup sehingga pencernaan menjadi kurang lancar dan mudah terjadi sembelit.

6. Kurang gizi
Makanan olahan merupakan makanan yang melalui proses yang panjang. Dalam proses panjang tersebut, kandungan nutrisi di dalamnya dapat dengan mudah berkurang. Selain itu, tidak jarang makanan olahan ditambah asupan vitamin dan mineral sintetis yang tentunya tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Baca Juga  Leukemia Akut, Kanker Darah yang Lebih Banyak Menyerang Orang Dewasa

7. Gangguan fungsi kognitif
Fungsi kognitif berkaitan dengan fungsi otak. Seseorang yang memiliki gangguan fungsi kognitif akan mengalami penurunan fungsi otak, seperti turunnya kemampuan berpikir, belajar, atau mengingat sesuatu. Hal ini bisa disebabkan oleh makanan olahan yang tidak didukung asupan nutrisi untuk aktivitas otak.

8. Kanker
Penyakit kanker dapat terjadi akibat terlalu sering mengkonsumsi makanan olahan. Makanan jenis ini sangat mungkin memiliki kandungan bahan kimia sintetis yang merangsang pertumbuhan sel kanker.

Sumber: Klikdokter.com