Ribuan Pelajar Meriahkan Pawai Tarhib Ramadan di Banda Aceh

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Ribuan pelajar tingkat SD dan SMP plus Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kota Banda Aceh ikut memeriahkan Pawai Tarhib Ramadan 1440 Hijriah, Selasa 30 April 2019.

Mengambil titik start dan finish di Lapangan Blang Padang, iring-iringan peserta pawai berjalan kaki tersebut dilepas oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.

Sambil mengucap takbir dan selawat, para peserta yang berbusana muslim putih-putih itu melalui sejumlah ruas jalan utama di pusat kota. Warga pun tampak berjejer di pinggir jalan untuk menyaksikan pawai.

Aminullah didampingi oleh Wakil Wali Kota Zainal Arifin, Sekda Bahagia, dan Ketua PKK Nurmiaty AR, serta para pejabat lainnya di lingkungan Pemko Banda Aceh juga turut berbaur bersama ribuan peserta pawai.

Baca Juga  Pemerintah Aceh Buka Beasiswa Prestasi Non Akademik

Dalam sambutannya, wali kota mengatakan pawai yang digagas oleh Dinas Syariat Islam Banda Aceh tersebut dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan sekaligus bagian dari rangkaian acara HUT Banda Aceh 814.

“Bagi kita umat muslim, datangnya Ramadan tentu saja akan disambut dengan rasa gembira dan penuh suka cita, karena bulan ini memiliki banyak keutamaan dan juga kemuliaan,” katanya.

Ia pun mengajak mengajak seluruh masyarakat untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjalani ibadah puasa dan ibadah lainnya selama Ramadan, “sehingga Ramadan kali ini benar-benar memiliki nilai yang tinggi, penuh makna, dan mengantarkan kita menjadi orang-orang yang bertaqwa.”

Tak ketinggalan, ia juga mengajak semua pihak untuk dapat berpartisipasi dan memeriahkan rangkaian acara HUT ke-814 Banda Aceh bertema “Saya Banda Aceh”. “Lewat tema ini saya ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap kota bersejarah yang kita tempati saat ini.”

Baca Juga  Wali Kota Banda Aceh Minta SKPK Genjot Pariwisata

“Selaku warga kota kita mempunyai tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan serta keindahan kota. Kemanapun kita pergi jangan lupakan akar kita dan selalu bangga mengatakan ‘Saya Banda Aceh, Saya Banda Aceh, dan Saya Banda Aceh’ kepada dunia, sebagai wujud kebanggaan kepada kota kita tercinta,” pesannya.[]