Pihak Jurdil2019 Protes Pemblokiran Situsnya

MEDIAACEH.CO, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir situs jurdil2019.org. Namun, pihak Jurdil 2019 protes atas sikap tersebut.

Pihak Jurdil 2019 menyatakan pemblokiran berlangsung sepihak. Pihaknya mengklaim tidak merasa melanggar aturan.

“Menurut versi kita, kita cuma himpun dan catat C1 dari seluruh indonesia yang dikumpulkan lewat aplikasi yang di-install masyarakat, ini bentuk partisipasi masyarakat dalam memantau pemilu,” kata Danu, Help Desk Jurdil 2019 yang dihubungi telepon yang tercantum di akun media sosial lembaga itu, Minggu 21 April 2019.

Ia mengatakan pihaknya hanya mengawal proses penghitungan suara.

“Tidak ada maksud tendensi apa-apa, yang jadi permasalahan dianggap melanggar sebenarnya tidak ada, masalah real count atau quick count itu terjemahan masyarakat,” ujarnya seperti dilaporkan laman Antaranews.

Baca Juga  Jubir KPA: Denvinal Jangan Menjadi Kentut Provokator yang Dapat Memicu Konflik di Aceh

Kemenkominfo memblokir situs jurdil2019 sejak semalam atas permintaan Bawaslu.

“Alasannya karena menyalahgunakan izin yang diberikan,” kata Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu.[]

Sumber: Okezone