Pesan Anak Yatim: Jangan Ada Lagi Cebong dan Kampret

Puluhan anak-anak yatim itu membentangkan poster bertuliskan pesan damai setelah Pemilu usai. | Foto: GATRA/Muhammad Rizky/ar

MEDIAACEH.CO, Surabaya – Lembaga Amil Zakat Nahdlatul Ulama (Laziznu) Jawa Timur bersama anak yatim membagi-bagikan kue apam sebagai bentuk seruan damai paska pemilihan calon dan wakil presiden.

Kue apam tersebut dibagikan kepada para pengendara yang lewat di Jalan Masjid Al Akbar, Surabaya, Sabtu 20 April 2019.

Selain itu, puluhan anak-anak yatim itu membentangkan poster bertuliskan “jangan ada lagi cebong dan kamprer, semuanya, ayo baikan dong.” Ada pula yang bertuliskan “sing menang ra sah jumawa, seng kalah kudu legawa,” serta “ayo move on dari coblosan, saatnya persiapan sambut ramadhan,” dan “ramadhan berbagi satukan negeri,”

Ketua PW Laziznu Jatim, Ahmad Afif Amrullah, mengatakan para elit dan warga yang terlibat dalam kontestasi pemilu agar berdamai. Kata dia, semua elemen masyarakat sudah saatnya bersatu bersama-sama membangun Indonesia.

Baca Juga  Audisi Dai Millenial Road Safety Festival Dibuka di Polres Aceh Utara

“Supaya ke depan, apa yang kita harapkan dari hasil pemilu ini bisa benar-benar membawa hasil positif kepada Indoneaia dan masyarakat,” ucap Amrullah.

Saat ditanya kenapa yang dipilih kue apam untuk dibagikan kepada pengendara, Amrullah menjelaskan bahwa kue apam adalah sombolisasi dari makna sikap permaafan.

Selain itu, Amrullah mengatakan kegiatan bagi-bagi apam ini bertepatan dengan nisfu sya’ban (bulan penuh berkah dan kebaikan dalam hitungan tahun hijriyah).

“Pada malam nisfu sya’ban, amaliyah kita dilaporkan oleh para malaikat kepada Allah. Sebelum laporan itu, kita meminta maaf kepada seluruh saudara dan keluarga melalui simbolisasi apam,” pungkas Amrullah.[]

Sumber: Gatra.com