Kecepatan Internet Indonesia Peringkat Bawah di Asia Tenggara

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Analisis terbaru dari portal kode diskon CupoNation Indonesia menemukan bahwa Indonesia memiliki peringkat rendah di Asia Tenggara dalam hal kecepatan koneksi internet serat optik. Hal tersebut terjadi karena sangat tergantung pada infrastruktur, geografi, dan banyak faktor negara lainnya.

Dilansir dari Tempo.co, Selasa 30 April 2019, Indonesia hanya mampu menyediakan 200 megabite per detik (Mbps) hanya untuk pengguna internetnya. Indonesia berada di posisi kelima dari enam negara, dan hanya berhasil mengungguli Kamboja.

Fakta ini tidak mengejutkan, terlepas dari kenyataan bahwa kita baru beberapa bulan memasuki 2019, sudah banyak laporan bahwa Indonesia tertinggal di belakang negara lain dalam hal kecepatan internet.

Baca Juga  11 Daerah di Aceh Berpotensi Banjir

Menurut Speedtest Global Index, Maret 2019, Indonesia di peringkat 118 dari 139 negara untuk kecepatan internet seluler 10,51 Mbps, dan 111 dari 178 untuk kecepatan broadband tetap 16,65 Mbps.

Pada Februari lalu, Opensignal – perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat yang fokus dalam memetakan jangkauan nirkabel – menemukan bahwa dalam hal kecepatan 4G terbaik yang ditawarkan di setiap negara, Indonesia berada di peringkat 68 dari 77 negara dengan rata-rata 18,5 Mbps selama jam sibuk.

Namun, keadaan tersebut tampaknya tidak menghambat semangat Indonesia. Menurut sebuah laporan baru-baru ini, Indonesia bermaksud memasuki frekuensi jaringan internet generasi kelima (5G) segera setelah Konferensi Komunikasi Radio Sedunia (WRC), yang dijadwalkan berlangsung di Mesir Oktober ini.[]

Baca Juga  Pengawal Fatwa Ulama Aceh Apresiasi Fatwa Haram PUBG