Chaos Demo Mahasiswa, DPR Aceh: Plt Gubernur Harus Bertanggungjawab

MEDIAACEH.CO, Langsa – Ribuan mahasiswa yang melakukan demonstrasi menolak izin pertambangan oleh PT IMM di kantor Gubernur Aceh berakhir dengan kericuhan. Aparat keamanan membubarkan massa dengan water cannon dan gas air mata, sehingga beberapa mahasiswa menjadi korban luka-luka.

Ketua Komisi II DPR Aceh, Nurzahri mengapresiasi dan mendukung demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut, namun Ia juga menyayangkan tindakan aparat yang depresif sehingga beberapa mahasiswa jadi korban.

“Saya mendukung demonstrasi yang dilakukan adek-adek mahasiswa kita dalam menolak izin tambang PT EMM, namun, sungguh sangat disayangkan pendekatan yang dilakukan oleh aparat sungguh mencederai demokrasi dan ini adalah tindakan represif aparat,” kata Nurzahri kepada mediaaceh.co, Selasa 9 April 2019

Baca Juga  Sosiolog Sebut Golput Terjadi karena Krisis Kepercayaan kepada Pemerintah

Nurzahri meminta Plt Gubernur Aceh harus bertanggung jawab menjaga kekayaan alam Aceh. Apabila Plt Gubernur Aceh tidak sanggup menjaga aset Aceh, lebih baik Nova Iriansyah mundur saja dari jabatannya.

Sementara anggota DPRA, Ermiadi Abdurahman, yang juga mantan ketua Pansus Qanun Pertambangan, juga menyesalkan atas terjadinya chaos demo tersebut yang membuat beberapa mahasiswa terluka akibat bentrok dengan pihak keamanan.

“Seharusnya pihak keamanan lebih mengutamakan dialogis, bukan tindakan represif seperti itu. Kami juga menyesalkan sikap Plt Gubernur Aceh yang tidak mengindahkan peserta aksi tersebut, sehingga terjadi chaos.”