YARA Abdya Akan Berikan Dampingan Hukum Untuk Korban yang Dihamili Ayah Tirinya

 

MEDIAACEH.CO, Blangpidie – Derita yang dialami oleh bocah 11 tahun asal Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yakni dihamili oleh ayah tirinya berinisial MI (31 Tahun) mendapat perhatian khusus dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kabupaten Abdya.

Ketua YARA Abdya, Miswar, SH., mengatakan akan memberikan pendampingan hukum secara gratis untuk bocah 11 tahun atas kelakuan bejat ayah tirinya. Bahkan, YARA mengaku pihaknya juga telah menyampaikan kesediaan pihaknya kepada penyidik polres atas kesiapan mereka untuk mendampingi korban, hingga kasus ini mendapatkan pelayanan hukum yang maksimal.

“Jika keluarga korban membutuhkan pelayanan bantuan hukum dari kami, Insya Allah kami selaku Advokat yang tergabung dalam YARA Abdya siap memberikan pendampingan hukum secara gratis,” kata Miswar, Sabtu 30 Maret 2019 di Blangpidie.

Selain juga mendampingi korban, kata Miswar, pihaknya dalam kasus ini juga akan mendampingi para saksi selesai dan pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya itu.

“Artinya pendampingan ini, selain kita dampingi korban, kita juga akan dampingi para saksi korban sampai  proses hukumnya ihkrah,” sebut Miswar.

Miswar mengatakan, apa yang dialami oleh bunga atas perlakuan ayah tirinya sungguh sangat-sangat membuat masyarakat Abdya berang terhadap pelaku dan sedih bercampur empati terhadap korban.

Baca Juga  Wakil Bupati Abdya Lantik Pj Camat Tangan-Tangan

Seorang ayah, menurutnya, sudah seharusnya memberi perhatian, melindungi dan memberi kasih sayang terhadap anaknya, bukan malah merusak masadepan anaknya.

“Ini bukan contoh sosok ayah yang baik, tapi sosok ayah yang tidak boleh ditiru dan harus diberi hukuman setimpal agar menjadi pelajaran pahit buatnya dan tidak terulang bagi yang lain, juga dengan hukuman setimpal, dapat menguragi resiko trauma terhadap korban,” sebut Miswar.

Miswar juga berharap kepada pihak terkait di Pemerintah Abdya untuk serius memberi pendampingan terhadap korban. Miswar meminta pihak pemkab untuk diberikan psikologis yang maksimal terhadap korban, sehingga korban dapat terus menjalani kehidupannya selayaknya bocah-bocah lainnya tanpa menderita trauma yang berkepanjangan,” harapnya.

Selain untuk korban, YARA juga mengaku siap memberi bantuan hukum cuma-cuma kepada janda miskin dan anak yatim yang bermasalah dengan hukum untuk mendapat kepastian hukum yang maksimal.

“Kita siap memberikan bantuan pelayanan hukum gratis kepada para janda dan anak yatim jika bermasalah dengan hukum dengan cara membuat laporan resmi ke kantor Yara Abdya, yang terletak di jalan Lukman, No 09, Gampong Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie kabupaten Abdya,”tuturnya.

Baca Juga  Tiga Ancaman dan Akhir Tragis Kaum Gay

Sebelumnya diberitakan, sungguh malang nasib yang dialami seorang bocah 11 tahun (sebut saja melati) asal Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), seharusnya mendapat kasih sayang dan perlindungan dari seorang ayah, namun bocah ini malah dihamili oleh sang ayah tiri.

Akibat perbuatannya, ayah tiri bejat berinisial IN (31 tahun) ini harus mendekam di balik jeruji besi ruang tahanan Polres Aceh Barat Daya (Abdya). Ayah tiri ini berhasil diamankan polisi setelah mendapat laporan dari Keucik desa tempat tinggal tersangka. Tersangka diamankan pada tanggal 14 Maret 2019.

“Tersangka kita jemput paksa dikediamannya. Awal kasus ini terungkap saat guru sekolah bocah ini melihat perut korban yang tidak biasa, setelah dilakukan cek urin dinyatakanlah bahwa bocah ini sudah hamil memasuki tujuh bulan, kemudian oleh guru melapor ke kepala desa dan barulah sampai kepada kita dan langsung kita lakuka penangkapan terhadap ayah tiri korban,” sebut Kapolres Abdya, AKBP MOH Basori.[]