Pasca OTT KPK, YARA Minta PPP Ganti Lambang Partai

Ketua YARA, Safaruddin SH | Foto: Serambinews.com

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh – Pasca ditangkapnya Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rhoma Hurmuziy oleh lembaga antirasuah KPK, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menyurati DPP PPP, Selasa 19 Maret 2019.

Dalam suratnya, Yara meminta agar DPP PPP menganti lambang ka’bah dari lambang PPP.

Ketua YARA, Safaruddin SH menilai, penangkapan Ketua Umum PPP, Romahurmuzy oleh KPK setelah Ketua Umum sebelumnya, Suryadharma Ali, menjadi ironis dengan lambang Partai Persatuan Pembangunan yang mengusung Ka’bah, dimana Ka’bah yang merupakan bangunan suci umat Islam di seluruh dunia.

“Kami dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, meminta kepada DPP Partai Persatuan Pembangunan untuk menganti lambang Ka’bah dari lambang Partai Persatuan Pembangunan karena pengunaan lambang Ka’bah pada Partai Persatuan Pembangunan dengan penangkapan Ketua Umum DPP PPP dapat mencederai makna Ka’bah, dimana Ka’bah adalah bangunan suci pertama di bumi yang dibangun malaikat atas perintah Tuhan,” ujar Ketua YARA Safaruddin, SH sebagaimana dikutip dari surat somasi yang dikirim ke DPP PPP.

Baca Juga  Iskandar Pimpin YARA Aceh Utara

Menurutnya, perilaku koruptif yang dilakukan oleh Ketua Umum PPP tidak sesuai dengan ajaran Islam. Sebab itu agar tidak berimbas pada stigma terhadap Ka’bah, maka YARA mendesak PPP untuk mengganti lambang partai.

“Kami menunggu tanggapan dari DPP PPP selama satu bulan dari tanggal surat ini. Kami juga meminta kepada DPP PPP agar berkerjasama dengan KPK dalam upaya pembersihan kader partai yang terlibat KKN agar PPP sebagai partai rumah besar umat Islam benar-benar bersih dari perilaku yang di larang dalam Islam,” ujarnya.