Caleg Parnas Ini Laporkan Pengrusakan Baliho ke Panwaslihcam Lhoksukon

Sejumlah caleg melaporkan kasus pengrusakan APK ke Panwaslihcam Lhoksukon, Aceh Utara. Dok-Zulkifli Anwar.

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara – Calon legislatif (caleg) dari empat partai nasional membuat laporan terkait adanya pengrusakan spanduk dan baliho di sejumlah titik. Hal itu dilaporkan secara resmi ke Panwaslihcam Lhoksukon, Aceh Utara, Senin 11 Maret 2019.

“Kita sangat menyesalkan tindakan pengrusakan baliho parnas, termasuk milik saya yang dilakukan simpatisan salah satu parlok di kawasan Ulee Gunong. Punya saya yang dirusak dua baliho,” kata Caleg DPRA Partai Demokrat no urut 7, Sulaiman alias Geuchik Man.

Selaku caleg dan Pj. Ketua DPAC Demokrat Lhoksukon, Geuchik Man meminta masalah ini diselesaikan secara serius agar ada efek jera kepada pelaku.

“Ini juga menjadi warning, sehingga tidak terulang oleh pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Selaku pengurus partai dan caleg, kita juga punya massa, simpatisan dan satgas. Namun kita selalu mengingatkan agar mereka tidak menggangu baliho atau atribut partai lain, baik itu parlok ataupun parnas,” ucapnya.

Baca Juga  Rafur Bantah Gunakan Fasilitas Negara untuk Kampanye

Geuchik Man menyebutkan, pihaknya telah melaporkan kasus pengrusakan APK itu ke DPC Demokrat Aceh Utara dan Polsek Lhoksukon. “Tadi kita sudah laporkan ke Polsek juga, tapi mereka arahkan kita melapor ke Panwaslihcam, makanya kita ke sini,” tutup Geuchik Man.

Sementara itu, Ketua Panwaslihcam Lhoksukon, Fauzizan, membenarkan bahwa beberapa caleg dari empat parnas telah membuat laporan resmi terkait pengrusakan baliho dan spanduk ke Panwaslihcam. Meliputi, caleg Partai Demokrat, Nasdem, Hanura dan Golkar. Dalam hal itu, selain menerima laporan pihaknya juga membuat berita acara penerimaan barang bukti.

“Masyarakat sudah mengintai selama beberapa hari, kebetulan pukul 03.15 WIB tadi (Senin), didapati dua pelaku pengrusak APK. Salah satu pelaku dikenali, dan dialah yang dilaporkan kemari. Ini memang sudah beberapa kali terjadi dalam skala besar. Ini yang ketiga dalam skala besarnya. Ini yang baru kedapatan (pelakunya), yang sebelumnya itu pelakunya orang tak dikenal (OTK) karena tidak diketahui siapa,” terang Fauzizan.

Baca Juga  Terkait Butir-butir MoU, Abu Razak: Uroe Nyoe Ikat Jalo bak Kapai

“Kita sangat apresiasif kepada masyarakat yang telah mengambil perannya dengan ikut serta melakukan pengawasan dalam pelaksanaan pemilu kali ini. Kita harapkan ini juga dapat dilakukan masyarakat di gampong lain, sehingga pelaksanaan pemilu berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada gangguan apapun,” kata Fauzizan.