Pengungkapan Kasus Narkoba 2018 Meningkat di Aceh Utara

    MEDIAACEH.CO, Aceh Utara – Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara berhasil mengungkap 124 kasus narkotika jenis sabu, ganja dan ekstasi terhitung Januari hingga Desember 2018. Jumlah kasus itu meningkat 8,5 persen dari tahun sebelumnya (2017).

    Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Ildani Ilyas kepada mediaaceh.co, Jumat 11 Januari 2019, menyebutkan, sama seperti tahun 2017, pada tahun 2018 juga didominasi kasus sabu, disusul ganja dan ekstasi. Dirincikan, dari 124 kasus tahun 2018, 106 di antaranya kasus sabu, 16 ganja dan dua kasus pil ekstasi.

    Sementara tahun 2017 terdapat 79 kasus dengan perincian 74 kasus sabu, 22 kasus ganja dan satu kasus pil ekstasi. “Total barang bukti yang kita sita sepanjang 2018, yaitu, 385,17 gram/brutto sabu, 2.695,88 gram atau setara 2,7 kilogram ganja dan 62 butir pil ekstasi. Jumlah tersangka laki-laki 180 orang dan tiga tersangka wanita. Itu sudah termasuk sepasang suami istri, dan dua wanita yang terlibat karena membantu suami, ada yang menjadi kurir dan ada pula yang ikut memakai sabu bersama suami, namun suami kabur saat disergap,” jelas Ildani.

    Selama ini, Ildani mengatakan, pihaknya pihaknya berupaya menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh Utara dengan melakukan upaya persuasif. Salah satunya dengan memberikan sosialisasi kepada pelajar dengan melibatkan tokoh agama.

    “Marilah kita bersama-sama memerangi narkoba karena itu merusak moral generasi bangsa. Kami harapkan upaya pemberantasan narkoba ini dapat dilakukan semua pihak, mulai dari elemen pemerintahan hingga masyarakat. Kepada para orang tua juga kita harapkan dapat memantau atau mengawasi pergaulan anak-anak yang sudah beranjak remaja,” kata AKP Ildani Ilyas.