Gelar Rakercab, DPC Nasdem Tangan-Tangan Siap Kerja Keras

    MEDIAACEH.CO, Blangpidie – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya (Abdya) siap bekerja keras untuk memenangkan Caleg yang diusung oleh Partai Nasdem.

    Hal ini disampaikan Fauzi al-Adani, Ketua DPC Partai Nasdem KecamatanTangan-Tangan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang digelar di Sekretariat DPC Partai Nasdem setempat, Sabtu 12 Januari 2019.

    Rapat yang dihadiri oleh seluruh pengurus DPC itu membahas tentang strategi dalam upaya pemenangan Calon Legislatif (Caleg) yang diusung oleh Partai Nasdem, baik tingkat DPRK, DPRA maupun DPR RI.

    “Kita siap bekerja kera untuk memenangan Calon Legislatif (Caleg) yang diusung oleh Partai Nasdem, baik tingkat DPRK, DPRA maupun DPR RI,” kata Fauzi.

    Fauzi al-Adani, menjelaskan, ada beberapa rekomendasi yang dihasilkan pada acara tersebut. Rekomendasi itu meliputi empat poin.Pertama seluruh kader Nasdem yang ada dalam kecamatan Tangan-Tangan diwajibkan bekerja dan mendukung secara penuh, calon yang diusung oleh Partai Nasdem disemua tingkatan.

    Kedua, bila didapati ada kader yang melenceng dari poin pertama, maka DPC akan memberi sanksi, baik berupa surat peringatan maupun pemecatan. 

    “Karena disini kita butuh kader-kader yang loyal dan militan,” kata Fauzi.

    Ketiga, khusus untuk Calon Legislatif (Caleg) DPR RI, pihaknya sudah sepakat dan berkomitmen untuk bekerja dan memenangkan Caleg tunggal, yaitu H. Zaini Djalil, Caleg DPR RI Nomor urut 1, Dapil Aceh 1, yang juga ketua DPW Partai Nasdem Aceh.

    Terakhir, strategi dan cara-cara pemenangan disesuaikan menurut situasi dan kondisi di desa masing-masing, tetapi tetap dibawah koordinasi DPD.

    Fauzi juga menjelaskan kenapa untuk DPR RI mereka langsung menetapkan calon tunggal.

    “Bukan masalah baik atau tidaknya, semua Caleg yang diusung oleh Partai Nasdem itu adalah putra-putri terbaik, tapi hari ini kami bicara marwah dan beban moral.

    “Menurut hemat kami, pimpinan itu adalah marwah sebuah organisasi, jadi secara moral, sudah seharusnya kami sebagai kader bekerja dan memenangkan pimpinan kami. ini murni kesepakatan, tanpa ada sedikitpun tekanan atau desakan dari pihak DPW maupun DPD,” kata Fauzi.