1.243 Peserta Dinyatakan Lulus Tes CPNS Kementerian Agama, 7 Formasi Masih Kosong

tribuntimur.com

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh– 1.243 peserta tes calon pegawai negeri sipil  (CPNS) di Kementerian Agama Provinsi Aceh dinyatakan lulus. Sementara itu jumlah yang dibutuhkan sebesar 1.250 formasi.

Meskipun sudah menggelar tes CPNS Kemenag Aceh masih kekurangan 7 formasi. Informasi yang diperoleh mediaaceh.co, 7 formasi yang kosong adalah posisi guru bidang studi Prakarya.

Kepala Bagian Tata Usaha Kemenag Aceh, Saifuddin SE mengatakan, Kemenag Aceh membutuhkan 18 orang untuk mengisi formasi guru bidang studi Prakarya, namun berdasarkan hasil tes hanya 11 orang yang dinyatakan lulus.

“Jumlah yang dibutuhkan adalah 18 orang. Namun hanya 11 orang yang dinyatakan memenuhi passing grade untuk bisa mengikuti SKB dan 11 orang itu dinyatakan lulus sebagai CPNS,” ujar Saifuddin, Kamis 17 Januari 2019.

Baca Juga  Kemenag Aceh Minta Peserta yang Lulus Tes CPNS Laporkan Oknum Calo ke Polisi

Saifuddin menegaskan, Kemenag Aceh sedang menunggu intruksi dari Kementerian Agama RI untuk mengisi formasi yang kosong.

“Kita menunggu intruksi pusat. Kita tetap berharap kekosongan tersebut diisi oleh putra-putri Aceh,” ujarnya.

Kemenag Aceh menghimpun 2.937 orang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Para peserta tersebut memperebutkan 1.250 formasi.

Peserta yang telah dinyatakan lulus diharapkan untuk segera melakukan pemberkasan usul penetapan NIP.

“Sehubungan dengan pengumuman kelulusan CPNS yang sudah diumumkan tadi malam kami harapkan kepada semua peserta yang sudah lulus agar segera menyelesaikan persyaratan untuk pengusulan berkas CPNS,” kata Saifuddin.

Para peserta dapat membaca pengumuman dan pemberkasan CPNS di website resmi Kementerian Agama RI atau Kemenag Aceh.

Baca Juga  BKN Telah Tetapkan 8.035 Nomor Induk CPNS 2018

Saifuddin mengingatkan agar para peserta yang lulus untuk melaporkan kepada pihak berwajib jika ada oknum yang meminta uang karena alasan membantu kelulusan mereka.

“Kelulusan mereka adalah murni berkat doa dan usaha mereka sendiri, jadi kalau ada oknum yang meminta uang karena telah membantu meluluskan, jangan ditanggapi dan segera laporkan ke pihak berwajib,” ujarnya.