11 Dec 2018

Polisi Hentikan Sementara Kegiatan LP2ED di Abdya

news   Syamsurizal   06 December 2018 - 19:00 WIB

MEDIAACEH.CO, Blangpidie - Buntut dari ketidak tauan, kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Perangkat Gampong di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang dilaksanakan oleh Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Ekonomi Desa (LP2ED) Provinsi Aceh di tiga lokasi terpisah dihentikan sementara, Kamis 6 Desember 2018.

Penghentian sementara kegiatan ini, dilakukan oleh pihak Polres Abdya. Hal ini dilakukan lantaran penyelenggara belum mengantongi izin kegiatan. Diketahui, kegiatan LP2ED di Abdya mengunakan Fasilitas Hotel Lauser, Kana Pakat dan Arena Motel di Kecamatan Blangpidie.

Penanggung jawab LP2ED, Heppy, membenarkan ikwal penghentian tersebut. Ia juga membenarkan bahwa pihaknya tidak mengajukan surat permohonan izin kegiatan terlebih dahulu kepada kepolisian setempat.

"Benar, tadi kegiatan kita dihentikan lantaran tidak memiliki izin. Tapi sekarang kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian, dan sekarang kita diminta untuk melengkapi berkas-berkasnya. Insyaallah setelah berkas ini lengkap, besok kegiatan pelatihan kembali kita lanjutkan," kata Heppy.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya, Yusan Sulaidi, selaku fasilitator dalam pelatihan tersebut mengaku pemberhentian kegiatan pelatihan tersebut dimungkinkan karena adanya kekeliruan dari pihak LP2ED terkait masalah perizinan.

“Mereka kan pertama sekali mengisi kegiatan di Abdya, mungkin mereka kurang tau prosedurnya. Tapi saya sudah ditelpon juga oleh pihak LP2ED terkait penghentian sementara itu. Namun sekarang mereka sedang melengkapi surat perizinan," katanya.

Yusan menyebutkan, kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh tiga perwakilan dari masing-masing gampong yang terdiri atas Sekretaris Desa (Sekdes), Kaur dan Tuha Peut Gampong. Sementara untuk anggaran pelatihan semua ditanggung oleh pihak gampong-gampong masing-masing.

"Kegiatan ini diperuntukkan bagi perangkat gampong, anggarannya sebesar Rp.4 juta dari masing-masing gampong, dan kegiatan ini sesuai dengan Perbup karena pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh perangkat gampong. Dan kita hanya sebagai fasilitator, salah satu tugas kita menguji kelayakan lembaga sesuai standar,"ujarnya.[]

TERKAIT