20 Oct 2018

Musim Hujan, Masyarakat Aceh Utara Diminta Waspada Bencana Alam

news   Zulkifli Anwar   12 October 2018 - 18:30 WIB

MEDIAACEH.CO, Aceh Utara – Masyarakat yang tinggal di 15 kecamatan rawan banjir dalam Kabupaten Aceh Utara diminta siaga dan waspada selama musim hujan. Pasalnya, perubahan iklim dan cuaca ekstrim rentan akan bencana alam, seperti banjir, angin puting beliung dan longsor.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar kepada mediaaceh.co, Jumat 12 Oktober 2018. Munawar menyebutkan, 15 kecamatan yang rawan banjir di antaranya meliputi Matangkuli, Pirak Timu, Lhoksukon, Tanah Luas, Cot Girek, Paya Bakong, Kuta Makmur, Sawang, Nisam, Baktiya, Baktiya Barat, Tanah Jambo Aye, Nibong, Bandar Baroe, Samudera dan Langkahan.

“Selain banjir akibat hujan deras, masyarakat juga harus mewaspadai banjir bandang dan datangnya air bah dari Paya Bakong. Jika curah hujan tinggi di kawasan Bener Meriah, maka masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir dan Daerah Aliran Sungai (DAS) akan merasakan imbasnya,” ujar Munawar. 

Munawar mengimbau, masyarakat waspada bencana banjir hingga berakhirnya musim hujan pada Januari 2019 mendatang. “Intinya jangan lalai, karena air bah bisa datang tiba-tiba dari Paya Bakong, kiriman dari Bener Meriah. Dalam hal ini, yang paling penting dipantau anak-anak dan orang tua,” ucap Munawar.

Apabila terjadi bencana, tambahnya, BPBD akan langsung berkoordinasi dengan TNI-Polri, Pemda, Tagana dan instansi terkait lainnya. “Untuk saat ini tanggul jebol di Gampong Kumbang sudah kita tangani secara darurat. Kita harapkan pengerjaannya bisa bertahan hingga proses pengerjaan pemanen oleh Dinas PUPR Aceh Utara,” tutup Munawar.[]

TERKAIT