20 Oct 2018
Foto@Istimewa

Gol Penalti Arianto Bawa Aceh United Raih Kemengan di Cot Gapu

sport   Zikirullah Alfarisi   23 September 2018 - 21:30 WIB

MEDIAACEH.CO, Bireuen - Arianto tampil sebagai pahlawan bagi tim Aceh United Football Club (AUFC) saat menghadapi Cilegon United,  di Stadion Cot Gapu Bireuen, Minggu 23 September 2018.

Satu golnya membuat Laskar Iskandar Muda terus menjaga asa menembus babak empat besar wilayah Barat. Apalagi dalam laga tadi kapten Ferry Komul dan Syakir Sulaiman masih absen membela timnya.

Bermain dalam lanjutan Liga 2 musim 2018, pemain jangkung ini mencetak gol lewat titik putih usai handball pemain Cilegon di kotak terlarang pada menit 72. 

Gol penalti itu menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah atas tamunya Ciligon United. Laga itu sendiri berlangsung di bawah guyuran hujan yang membuat Taufiq Aqsar dkk gagal mengembangkan permainan. 

Dalam pertandingan melawan Ciligon United yang disaksikan ribuan pendukungnya, pada babak pertama anak didik Simon,  belum mampu berbuat banyak, walaupun sejumlah peluang didapatkan. Karena masih kuatnya, pertahanan tim lawan.

Begitu pula tim lawan yang menurunkan para skuat terbaiknya, juga tak mampu membongkar pertahanan tuan rumah, meskipun ada peluang untuk menciptakan gol,  sehingga turun minum belum ada gol yang tercipta bagi kedua tim. 

Setelah jeda,  anak-anak AUFC, mulai membalikkan pola serangan, sehingga begitu awal-awal menit pertama langsung membuat kelabakan pemain Cilegon, walaupun saat itu lapangan mulai diguyur hujan, sehingga pemain lawan terpaksa melakukan pelanggaran di luar kotak terlarang. 

Tendangan bebas yang menghantam tangan pemain Cilegon di kotak penalti, menjadi keputusan wasit menunjuk titik penalti. Keputusan wasit, sempat diprotes keras pemain Cilegon, namun wasit tetap pada keputusannya. 

Arianto, yang ditunjukkan sebagai algojonya, mampu mengeksekusi, sikulit bundar ke gawang tim Cilegon, sehingga berubah skor menjadi 1-0 untuk AUFC. 

Kondisi lapangan terus diguyur hujan, namun semangat permainan kedua tim tak pernah kendor, bahkan tim Cilegon terus menggantikan pemainnya, sehingga sempat menguasai lapangan dan sempat membuat repot pertahanan AUFC. 

Demikian juga anak-anak Aceh United, mendapatkan beberapa peluang untuk menambah gol untuk kemenangannya,  namun hingga peluit panjang dilengkingkan wasit Parizon, tak ada gol tambahan.

Pelatih AUFC, Simon, dalam jumpa pers,  mengaku, puas hasil yang dicapai anak didiknya. Tapi, pria asal Chili tersebut mengaku,  permainan anak asuhnya dalam pertandingan melawan Cilegon kurang berkembang, karena beberapa faktor, antara lain kondisi lapangan yang licin akibat diguyur hujan.  

"Kita akan terus perbaiki kekurangan ini, supaya kedepan lebih baik lagi terutama melawan Semen Padang pada laga berikutnya," katanya yang diiyakan kapten AUFC. 

"Alhamdulillah, walaupun tak permain tak seindah seperti biasa, namun usaha pemain luar biasa, saya sangat senang, penonton juga sangat sportif, kami memberi apresiasi kepada masyarakat terutama anggota The Poemeurah dan Juang Mania," tambah pemain AU, Assanur Rijal dalam jumpa pers usai pertandingan.

Pelatih Cilegon United Sasi Kirono mengatakan, permainan anak didiknya sangat bagus, namun dia enggan mengomentari masalah lain. "Saya berterimakasih kepada pemain saya yang telah berjuang,  namun itulah hasilnya yang mampu diperolehnya, masalah kepemimpinan wasit biar yang lain yang menilainya, kami juga akan introspeksi diri ke depan, supaya kami bisa lebih baik dari main kali ini," katanya.[]

TERKAIT