20 Oct 2018
Foto@Satri Afandi

KIP Aceh Singkil Minta Peserta Pemilu Wujudkan Situasi Damai

politik   Satri Afandi   23 September 2018 - 16:30 WIB

MEDIAACEH.CO, Aceh Singkil - Komisi Independen Pemulihan (KIP) Aceh Singkil mengajak seluruh elemen agar dapat mewujudkan situasi yang damai dan bermartabat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung pada tahun 2019 mendatang.

Baca juga: Abdya Gelar Apel Anti Narkoba dan Pemilu Damai

Ajakan tersebut disampaikan Ketua Komisi Independen Pemulihan (KIP) Aceh Singkil, Edi Sugianto, saat pelaksanaan deklarasi kampanye damai di Lapangan Daulat Pasar Singkil, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, Minggu 23 September 2018.

Dengan mengangkat tema "Kampanye Anti Sara No Hoax, Untuk di jadikan Pemilih Berdaulat Negara Kuat" KIP Aceh Singkil meminta para peserta pemilu agar tidak menyebarkan berita hoax melalui media sosial. 

Baca juga: KIP Minta Peserta Pemilu Tidak Tebarkan Teror dan Hoax

"Kampanye negatif yang harus dihindari misalnya, menyebarkan berita hoax melalui media sosial, dengan tujuan menyerang atau menjatuhkan elektabilitas lawan politik, maimainkan isu SARA yang bertolak belakang dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Saya tegaskan ini harus dihindari," ujarnya.

Edi berharap, agar pelaksanaan Pemilu 2019 tidak menjadi sumber perpecahan. Karena menurutnya hal tersebut bukanlah cita-cita pemilu.

Baca juga: Peserta Pemilu di Banda Aceh Deklarasikan Kampanye Damai

"Railah simpati dan dukungan masyarakat dengan cara yang bermartabat, sesuai dengan tema kita hari ini yakni, k"Kampanye Anti Sara No Hoax, Untuk di jadikan Pemilih Berdaulat Negara Kuat". Tawarkan program-program kerja yang nyata, tentu hal itu sangat baik guna mendidik masyarakat dan pemilih," tuturnya. 

Sementara, Bupati Aceh Singkil melalui Sekda Azmi berpesan agar seluruh peserta pemilu harus bersepakat dan saling bersaing secara damai.

Baca juga: Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi Deklarasikan Kampanye Damai Pilpres 2019

"Sehingga terciptanya pemilu 2019 yang damai dan lancar," harapnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda mengajak seluruh peserta Pemilu dan Partai Politik untuk bersama-sama mencerdaskan Aceh Singkil.

Baca juga: Ancaman di Dunia Siber Bukan Hanya Hoaks

"Yakni dengan prilaku dan sikap yang memberikan contoh yang baik dalam tahapan pesta demokrasi. Tinggalkan praktik yang bersifat negatif dengan langkah-langkah yang positif. Mari ciptakan pemilu yang damai, tanpa hoax dan tanpa sara," pesan Kapolres.

Dalam deklarasi tersebut turut ditandai dengan pengucapan ikrar serta penandatanganan bersama ikrar pemilu damai, oleh unsur Muspida serta para pimpinan partai politik.

Baca juga: Ini Tiga Poin Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019

Ikrar deklarasi pemilu damai ditandatangani 14 partai politik nasional dan lokal, serta perwakilan tim pemenangan calon Presiden Jokowi-Ma'aruf dan Prabowo-Sandi.[]

TERKAIT