11 Dec 2018

Mendagri Dukung Pemerintah Aceh Berikan Bantuan Hukum untuk Irwandi Yusuf

news   mediaaceh.co   10 July 2018 - 08:30 WIB

MEDIAACEH.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku sedih atas kasus yang menimpa Gubernur Aceh Nonaktif Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah, Ahmadi. Tjahjo pun mendukung apabila ada upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh untuk memberikan bantuan hukum kepada Irwandi.

"Apapun tetap kita medepankan asas praduga tidak bersalah, mari kita berikan doa kalau perlu juga memberikan bantuan hukum, saya kira wajib hukumnya kepada saudara Pak Irwandi supaya beliau bisa melakukan pembelaan, kalau emang ada yang harus disampaikan secara terbuka dalam proses pemeriksaan maupun proses pengadilan," kata Tjahjo saat memberikan sambutan dalam pelantikan Plt Gubernur dan Bupati Bener Meriah di Kemendagri, Senin, 9 Juli 2018.

Tjahjo mengaku selalu berkomunikasi dengan Irwandi dalam hal pengambilan kebijakan di Aceh khususnya terkait perencanaan anggaran.

"Saya selalu komunikasi dengan beliau, saya selalu sms, selalu whats up (WA), selalu telepon dalam setaip beliau akan ambil kebijakan-kebijakan yang ada di Aceh khususnya yang menyangkut perencanaan anggaran," tutur Tjahjo.

Tjahjo mengatakan, yang menjadi fokus utama bagi Kemendagri adalah mensukseskan program strategis presiden agar dapat berjalan dengan baik khususnya di Aceh. Ia juga meminta agar Plt yang baru dilantik melakukan komunikasi dengan semua pihak agar dapat mengambil kebijakan dengan baik.

"Saya minta kepada Plt gubernur dan bupati saling komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkumpimda, perguruan tinggi, libatkan seluruh SKPD dalam kebijakan politik," terangnya.

Diketahui sebelumnya, KPK menangkap dua kepala daerah di Aceh bersama beberapa orang lainnya dalam operasi tangkap tangan. Dua kepala daerah tersebut, yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Sebelum operasi tangkap tangan, kata Ketua KPK Agus Rahardjo, diduga terjadi transaksi yang melibatkan dua kepala daerah tersebut terkait dengan komitmen fee proyek. "Dari operasi tangkap tangan ini turut diamankan uang ratusan juta rupiah.[] Sumber: Okezone.com

TERKAIT