21 Jun 2018

KIP Aceh Tak Bisa Gelar Rapat Pleno Administrasi Calon DPD

politik   Wildan El Fadhil   24 May 2018 - 17:00 WIB

MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh tidak bisa melaksanakan rapat pleno terkait hasil penelitian administrasi 12 calon DPD yang belum memenuhi syarat, Kamis 24 Mei 2018.

Hal itu diakibatkan, Komisioner KIP Aceh yang diketuai Ridwan Hadi telah diberhentikan karena telah berakhirnya masa jabatan yang terhitung sejak pelantikan pada 24 Mei 2013 lalu dan berakhir pada hari ini. Sementara itu, komisioner KIP yang terpilih belum menjalani pelantikan.

Sekretaris KIP Aceh, Darmansyah, mengatakan, sebelumnya KIP Aceh telah menjadwalkan rapat pleno pada siang ini pukul 14:00 WIB. Namun pihaknya menerima informasi dari KPU RI melalui telepon bahwa rapat pleno akan diambil alih oleh KPU RI.

"Setelah Zuhur saya menerima telepon langsung dari pak Irham setelah dilakukan kajian hukum bahwa komisioner baru belum dilantik, sedangkan surat pemberhentian komisioner lama sudah dikeluarkan," ujarnya.

"Rapat hari ini diambil alih oleh KPU RI sendiri," katanya lagi. 

Sementara itu Panwaslih Aceh yang juga hadir di kantor KIP Aceh, mendesak KIP Aceh untuk tetap melaksanakan rapat pleno dengan alasan bahwa KIP masih memiliki waktu hingga pukul 00:00 WIB. Dan juga pada esok hari telah memasuki masa verifikasi faktual.

"Saya  masih berkeyakinan bahwa bapak-bapak masih berstatus komisioner sampai pukul 00:00 WiB. Namun harus melakukan komunikasi dengan KPU," ujar Ketua Panwaslih Aceh Faizah.

Sementara itu mantan Ketua Komisioner KIP Aceh Ridwan Hadi mengatakan, pihaknya tidak akan melanjutkan rapat pleno, terkecuali KPU RI mengizinkan untuk melanjutkannya.

"Kita pada hari ini tidak dapat mengatasnamakan KIP Aceh bahwa informasi yang kami peroleh dari sekretariat KIP Aceh berdasarkan telepon salah satu komisioner KPU RI menyatakan bahwa kami tidak dapat lagi melaksanakan kegiatan terkait pemilu," ujarnya.

TERKAIT